Teroris Penembak Masjid Kirim Manifesto ke Kantor PM Selandia Baru

Kompas.com - 16/03/2019, 17:14 WIB
Inilah Brenton Tarrant. Terduga teroris penembakan masjid di Selandia Baru yang menewaskan 40 orang pada Jumat (15/3/2019).via ABC News Inilah Brenton Tarrant. Terduga teroris penembakan masjid di Selandia Baru yang menewaskan 40 orang pada Jumat (15/3/2019).

WELLINGTON, KOMPAS.com - Kantor PM Selandia Baru membenarkan telah menerima salinan " manifesto" dari teroris penembak masjid hanya 10 menit sebelum pria itu beraksi.

Selain kantor perdana menteri, manifesto itu juga dikirim ke 70 alamat lainnya. Sebagian besar penerima adalah media baik domestik maupun internasional.

Juru bicara PM Jacinda Ardern mengatakan, manifesto itu ditulis dengan cara seakan-akan semua yang ada di dalamnya sudah terjadi.

Baca juga: Serangan Teror Bikin Umat Muslim Selandia Baru Cemas Hadapi Hari Esok

" Manifesto itu berisi alasan dia melakukan aksinya. Dia memang tidak secara langsung mengatakan niatnya dalam manifesto itu," kata sang juru bicara, seperti dikutip harian The New Zealand Herald, Sabtu (16/3/2019).

Juru bicara itu menambahkan, manifesto itu dialamatkan sang teroris ke alamat surat elektronik generik PM Ardern.

Di alamat generik itu seluruh surat yang masuk dikelola para staf kantor perdana menteri dan tidak langsung dibaca Ardern.

Staf di kantor perdana menteri yang membuka surat itu mengikuti prosedur standar dan menyerahkannya kepada bagian keamanan parlemen.

Baru setelah itu, bagian keamanan parlemen menyerahkannya kepada kepolisian.
Kantor perdana menteri menegaskan tidak akan merilis isi manifesto tersebut kepada publik.

Baca juga: Mengapa Selandia Baru Menjadi Target Serangan Teror? 




Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X