Kompas.com - 13/03/2019, 16:53 WIB
Inilah surat tanggapan Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas kepada Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly perihal kasus Siti Aisyah. IstimewaInilah surat tanggapan Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas kepada Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly perihal kasus Siti Aisyah.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Sebuah surat yang beredar memperlihatkanjawaban Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas kepada Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly terkait pembebasan Siti Aisyah.

Dalam surat yang beredar di media sosial itu, Jaksa Agung Tommy Thomas menyampaikan, terdakwa pembunuh kakak tiri Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, Kim Jong Nam, dibebaskan dari jerat hukum.

Baca juga: Siti Aisyah: Saya Bahagia Bisa Pulang ke Rumah

"Dengan senang hati saya menyampaikan keputusan saya terkait penuntutan terhadap Siti Aisyah memasuki tahap nolle prosequi," ujar Tommy dalam surat tersebut yang lengkap dengan kepala surat resmi dan tanda tangan sang jaksa agung.

Nolle prosequi adalah istilah hukum dalam bahasa Latin yang berarti "tidak ingin melanjutkan", yang dalam hal ini berarti "tidak melanjutkan penuntutan".

Istilah ini digunakan dalam konteks ketika seorang jaksa secara sukarela menghentikan penuntutan baik sebelum sidang atau di saat vonis belum dijatuhkan.

Tommy menjelaskan, keputusan tersebut diambil atas pertimbangan hubungan baik Indonesia dan Malaysia, serta pertimbangan lain yang tidak dirinci dalam surat tersebut.

Karena itu, dia bakal memerintahkan pengadilan untuk tidak melanjutkan penuntutan terhadap Siti Aisyah setelah hadir di pengadilan pada 11 Maret 2019.

"Segera setelah dia dibebaskan oleh pengadilan, dia bakal dibebaskan dan diizinkan kembali ke Indonesia," ujar Jaksa Agung Tommy.

Menkumham Yassona Yasonna Laoly (kiri) bersama Siti Aisyah (kanan) memberikan keterangan setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (11/3/2019). Siti Aisyah kembali ke Indonesia setelah dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia karena jaksa mencabut dakwaan terhadap Aisyah terkait kasus dugaan pembunuhan Kim Jong-Nam . ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/ama.ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A Menkumham Yassona Yasonna Laoly (kiri) bersama Siti Aisyah (kanan) memberikan keterangan setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (11/3/2019). Siti Aisyah kembali ke Indonesia setelah dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia karena jaksa mencabut dakwaan terhadap Aisyah terkait kasus dugaan pembunuhan Kim Jong-Nam . ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/ama.

Sebelumnya, Siti dibebaskan setelah jaksa penuntut Muhammad Iskandar Ahmad memutuskan mencabut dakwaan tanpa membeberkan alasannya.

Bersama dengan Doan Thi Huong asal Vietnam, Siti dituduh membunuh Kim Jong Nam dengan menggunakan racun saraf VX di wajahnya di bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X