Kompas.com - 12/03/2019, 22:26 WIB

HANOI, KOMPAS.com - Pemerintah Vietnam meminta kepada Malaysia untuk membebaskan seorang warga negaranya yang menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Nam.

Permohonan itu disampaikan pemerintah Vietnam, Selasa (12/3/2019), sehari usai keputusan pembebasan tersangka lainnya asal Indonesia, Siti Aisyah.

Perempuan berkewarganegaraan Vietnam, Doan Thi Huong, turut menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Kim Jong Nam di bandara Kuala Lumpur pada 2017 silam.

Menteri Luar Negeri Vietnam, Pham Binh Minh, dilaporkan telah menghubungi Menlu Malaysia, Saifuddin Abdullah, pada Selasa untuk meminta agar Huong juga dibebaskan.

"(Menteri luar negeri) meminta Malaysia untuk memastikan persidangan yang adil dan membebaskan Doank Thi Huong," ujar laporan oleh radio Voice of Vietnam, tentang sambungan telepon antara menteri luar negeri kedua negara.

Baca juga: Pembunuhan Kim Jong Nam: Pengadilan Malaysia Bebaskan Siti Aisyah

Huong dijadwalkan untuk hadir di persidangan pada Kamis (14/3/2019) mendatang setelah pengacaranya meminta jaksa agung mencabut dakwaan pembunuhannya.

Jaksa penuntut akan memutuskan dan kemudian menyampaikan kepada pengadilan terkait permohonan tersebut.

Panggilan telepon dari menteri luar negeri Vietnam kepada pemerintah Malaysia itu menjadi yang pertama kalinya dilakukan Hanoi, karena pemerintah Vietnam umumnya tidak pernah terlibat dalam kasus kriminal yang melibatkan warga negaranya di luar negeri.

Pemerintah Vietnam sejauh ini telah menyediakan penasihat hukum untuk Huong, namun lebih memilih untuk menahan diri dari melobi untuk pembebasannya.

Pembebasan Siti Aisyah dari dakwaan pembunuhan, Senin (11/3/2019), telah memicu pertanyaan tentang adanya campur tangan dalam sistem peradilan Malaysia, terlebih setelah pemerintah Indonesia mengungkapkan telah melobi Kuala Lumpur dalam kasus ini.

Namun Perdana Menteri Mahathir Muhamad menegaskan bahwa keputusan pembebasan Siti telah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di kerajaan.

Baca juga: PM Mahathir Sebut Pembebasan Siti Aisyah Sudah Sesuai Aturan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.