Kompas.com - 06/03/2019, 21:32 WIB

BAGHOUZ, KOMPAS.com - Pasukan pimpinan Kurdi di Suriah menangkap sekitar 400 anggota ISIS saat berusaha keluar dari wilayah kantong yang terkepung di Baghouz, Suriah.

Diwartakan kantor berita AFP, perwira senior Pasukan Demokratik Suriah (SDF) mengatakan tentaranya mencegat ratusan orang yang berupaya melarikan dari desa terakhir yang dikuasai ISIS.

"Sebanyak 400 anggota ISIS berusaha melarikan diri dari Baghouz," kata pejabat SDF yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Baca juga: Mantan Sniper Kurdi Iran Ungkap Kisah Tembak 250 Militan ISIS di Suriah

Pelarian mereka diatur bertujuan untuk mengarahkan mereka ke daerah terpencil lainnya.

Anggota ISIS yang terdiri dari warga Suriah dan negara lainnya itu berjalan kaki keluar dari benteng terakhir mereka.

Baghouz merupakan titik terakhir kekhalifahan ISIS berupa desa pertanian kecil, terletak di tikungan Sungai Eufrat di dekat perbatasan Irak.

Sejauh ini, puluhan ribu orang termasuk anggota ISIS dan keluarga mereka telah meninggalkan Baghouz dalam beberapa pekan terakhir.

Sementara di antaranya 3.500 orang yang keluar dari Baghouz pada Selasa (5/3/2019) diduga 500 orang di antaranya merupakan anggota ISIS yang menyerahkan diri.

ISIS dikepung dari semua sisi, seperti di seberang perbatasan yang dikuasai pasukan Irak dan sekutu.

Sementara di sisi lain sungai, pasukan pemerintah Suriah dan sekutunya siap menanti mereka.

Menurut organisasi Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah, setidaknya ada 6.000 orang dari 58.000 orang yang meninggalkan benteng terakhir ISIS sejak Desember lalu kini telah di tahan. Mereka diyakini sebagai anggota ISIS.

Baca juga: 3.000 Orang Dievakuasi dari Benteng Terakhir ISIS, Termasuk WNI

Hilangnya kekuasaan ISIS di Baghouz akan menandai berakhirnya kendali teritorial kelompok ekstremis itu.

Meski demikian, ISIS dikhawatirkan tetap menjadi ancaman kuat dan dapat melakukan serangan dari persembunyian di daerah gurun di Suriah dan Irak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.