Kompas.com - 18/02/2019, 12:58 WIB

Richard Edwards mengatakan, keluarganya telah melewati bagian pemeriksaan di bandara untuk menuju ke Munich saat mendengar pengumuman pembatalan.

"Mereka menggunakan taksi ke Heathrow dan akhirnya memesankan kami penerbangan Lufthansa ke Munich," jarnya.

Sebelum diumumkan mengajukan status bangkrut, Flybmi mengoperasikan penerbangan ke 25 kota di Eropa dengan 17 uni pesawat dan mempekerjakan total 376 staf.

Maskapai pernah menerbangkan 522.000 penumpang per tahun namun menurun hingga menjadi 29.000 pada perjalanan tahun lalu.

Baca juga: Brexit, Airbus Ancam Pindahkan Pabrik Sayap Pesawat dari Inggris

"Maskapai ini menghadapi beberapa kesulitan, termasuk lonjakan harga bahan bakar dan karbon baru-baru ini," kata seorang juru bicara.

"Perdagangan saat ini dan prospek masa depan juga telah sangat dipengaruhi oleh ketidakpastian yang diciptakan oleh proses Brexit," lanjutnya.

"Proses Brexit telah menyebabkan ketidakmampuan kami untuk mengamankan kontrak penerbangan yang berharga di Eropa," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.