Terjadi Ledakan di Dalam Ruang Kelas, 25 Siswa Terluka

Kompas.com - 14/02/2019, 16:09 WIB
Warga membantu mengangkat tubuh siswa yang terluka akibat ledakan di dalam ruang kelas di sekolah di Kashmir, Rabu (13/2/2019).NEW YORK POST / AP Warga membantu mengangkat tubuh siswa yang terluka akibat ledakan di dalam ruang kelas di sekolah di Kashmir, Rabu (13/2/2019).

KASHMIR, KOMPAS.com - Setidaknya 25 siswa sebuah sekolah menengah di Kashmir, India, terluka, setelah terjadi ledakan di dalam ruang kelas mereka.

Insiden ledakan tersebut terjadi di dalam ruang kelas 10 di sebuah sekolah di daerah Kakapora selatan, Kashmir, India, pada Rabu (13/2/2019).

Disampaikan seorang perwira senior polisi, SP Pani, pihaknya belum mengetahui jenis maupun bagaimana bahan peledak tersebut dapat berada di dalam ruang kelas dan meledak.

Para siswa yang terluka akibat ledakan telah dilarikan ke dua rumah sakit terdekat. Petugas medis rumah sakit mengatakan, sebagian besar siswa kini telah diperbolehkan pulang.


Baca juga: India Kembali Terlibat Baku Tembak dengan Pakistan di Kashmir

Sementara beberapa siswa yang lain masih dalam perawatan. Namun ditegaskan petugas medis, cedera yang dialami para siswa itu tidak sampai mengancam nyawa.

"Kami mendengar suara ledakan dan semula kami pikir berasal dari sebuah trafo listrik yang meledak. Tetapi kemudian kami melihat para siswa yang menangis dan memanggil bantuan," ujar kepala sekolah Javaid Ahmed, kepada wartawan, dikutip New York Post.

Wilayah Kashmir di pegunungan Himalaya saat ini masih menjadi kawasan yang disengketakan antara India dengan Pakistan.

Bentrokan kerap terjadi antara pemberontak yang mendukung Kashmir lepas dari pemerintah India dengan pihak otoritas India sejak 1989.

Kondisi tersebut menjadikan kerap ditemukannya bahan peledak seperti granat maupun mortir yang gagal meledak di lokasi terjadinya pertempuran.

Bahan peledak itu tak jarang ditemukan oleh anak-anak dan menjadikannya mainan sehingga muncul korban luka maupun tewas akibat ledakan.

Sekitar 70.000 orang dilaporkan telah menjadi korban tewas dalam aksi pemberontakan dan penindasan yang terjadi di India.

Baca juga: Bebaskan Tawanan, Pemberontak Pakistan Serbu Rumah Sakit di Kashmir



Terkini Lainnya

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional
Hilang Kesabaran, Duterte Bakal Sewa Kapal untuk Kirim Sampah Kanada

Hilang Kesabaran, Duterte Bakal Sewa Kapal untuk Kirim Sampah Kanada

Internasional
Ayah Raja Malaysia Wafat pada Usia 88 Tahun

Ayah Raja Malaysia Wafat pada Usia 88 Tahun

Internasional
Masukkan Kabel 'Charger' ke Mulut, Bocah 2 Tahun Tewas Tersetrum

Masukkan Kabel "Charger" ke Mulut, Bocah 2 Tahun Tewas Tersetrum

Internasional
Ibu Ini Bangun dari Tidur, Tenggelamkan Bayinya, dan Kembali Tidur

Ibu Ini Bangun dari Tidur, Tenggelamkan Bayinya, dan Kembali Tidur

Internasional
Sebelum Meninggal, Mantan Pegulat WWE Ingin Sumbang Otak untuk Penelitian

Sebelum Meninggal, Mantan Pegulat WWE Ingin Sumbang Otak untuk Penelitian

Internasional
Rekam Video Porno di Gerbong Kosong, Staf Kereta di Jerman Dipecat

Rekam Video Porno di Gerbong Kosong, Staf Kereta di Jerman Dipecat

Internasional
Karyawan McDonald's di AS Tuntut Perusahaan Atasi Pelecehan Seksual

Karyawan McDonald's di AS Tuntut Perusahaan Atasi Pelecehan Seksual

Internasional
Dubes Inggris untuk Indonesia Ucapkan Selamat atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

Dubes Inggris untuk Indonesia Ucapkan Selamat atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Pasta Gigi dalam Tabung Diperkenalkan

Hari Ini dalam Sejarah: Pasta Gigi dalam Tabung Diperkenalkan

Internasional
Foto Bugilnya Tersebar, Hakim Ini Terpaksa Pensiun

Foto Bugilnya Tersebar, Hakim Ini Terpaksa Pensiun

Internasional
Wanita di India Pakai Kotoran Sapi untuk Lindungi Mobilnya dari Udara Panas

Wanita di India Pakai Kotoran Sapi untuk Lindungi Mobilnya dari Udara Panas

Internasional
Tiga Maskapai China Tuntut Ganti Rugi dari Boeing

Tiga Maskapai China Tuntut Ganti Rugi dari Boeing

Internasional
Koloni 80.000 Lebah Hidup di Dinding Kamar Tidur Keluarga Ini

Koloni 80.000 Lebah Hidup di Dinding Kamar Tidur Keluarga Ini

Internasional
Pemilu India: Mesin Elektronik dan Penghitungan Suara Satu Hari

Pemilu India: Mesin Elektronik dan Penghitungan Suara Satu Hari

Internasional

Close Ads X