Dua Warga Palestina Tewas Keracunan Gas di Terowongan Perbatasan Gaza-Mesir

Kompas.com - 11/02/2019, 19:19 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

GAZA, KOMPAS.com - Dua warga Palestina, salah seorang di antaranya petugas polisi Hamas, ditemukan mati lemas akibat menghirup gas di sebuah terowongan lintas perbatasan di Gaza.

Disampaikan juru bicara kementerian dalam negeri Hamas, Iyad al-Bozum, kedua korban masing-masing yakni seorang petugas polisi, Abdel Hamid al-Akar, yang berusia 39 tahun dan seoran warga sipil Sabhy Abu Qarushayn, berusia 28 tahun.

"Kedua korban mati lemas akibat menghirup gas beracun di dalam terowongan," kata juru bicara itu, dikutip AFP, Senin (11/2/2019).

Kru dari pertahanan sipil Hamas, yang disiagakan pada Minggu (10/2/2019), telah mengambil kedua jenazah dari dalam terowongan.

"Dibutuhkan upaya selama berjam-jam untuk dapat mengeluarkan kedua jenazah korban," kata Bozum tanpa memberi penjelasan mengenai asal gas beracun.

Baca juga: Israel Klaim Telah Temukan Semua Terowongan Hezbollah dari Lebanon

Sumber keamanan Palestina mengatakan, militer Mesir telah menggunakan gas untuk menghentikan penggunaan terowongan ilegal yang ditemukan di sepanjang perbatasan.

Pihak tentara Mesir tidak langsung memberi tanggapan saat dimintai komentar. Namun pada 2010, Kairo telah dengan tegas membantah tuduhan serupa, setelah empat warga Palestian meninggal di sebuah terowongan perbatasan.

Terowongan lintas perbatasan di bawah permukaan tanah telah lama menjadi cara utama bagi warga Gaza untuk dapat melewati blokade wilayah selama satu dekade.

Terowongan-terowongan itu pada masanya sempat menjadi jalur penghidupan dari dua juta penduduk yang terjepit di antara Israel, Mesir, dan perairan Laut Mediterania itu.

Tetapi jalur tersebut juga telah banyak digunakan untuk membawa persenjataan oleh Hamas, yang telah terlibat peperangan sebanyak tiga kali dengan Israel sejak 2008.

Namun akhir-akhir ini otoritas Mesir telah melakukan penutupan atas akses melintasi perbatasan dengan daerah kantong Hamas tersebut.

Otoritas Mesir telah menutup dan menghancurkan puluhan terowongan lintas perbatasan dengan Gaza sejak digulingkannya Presiden Mohammed Morsi, yang dikenal sebagai sekutu Hamas, pada 2013.

Ketegangan antara Mesir dengan Hamas telah mereda dalam beberapa tahun terakhir dengan banyak barang dikirim melintasi perbatasan dari Mesir ke Gaza secara terbuka melalui perbatasan Rafah.

Baca juga: Polisi Temukan Terowongan Narkoba di Restoran KFC di Arizona

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X