Pasukan Keamanan Taj Mahal Pakai Ketapel untuk Atasi Monyet Nakal

Kompas.com - 25/01/2019, 16:06 WIB
Monyet rhesus di India Monyet rhesus di India

AGRA, KOMPAS.com - Taj Mahal menjadi salah satu daya tarik wisatawan lokal dan asing di India. Namun tak jarang, mereka terganggu oleh kehadiran monyet-monyet.

Turis asal Perancis harus menderita luka gores berdarah dan gigitan hewan primata itu pada tahun lalu.

Untuk mengatasi monyet rhesus yang nakal, kini personel Pasukan Keamanan Industri Pusat (CISF) di Taj Mahal akan dipersenjatai dengan ketapel.

Baca juga: Selfie di Taj Mahal, Turis Asing Malah Diserang dan Dikejar Monyet

Diwartakan Times of India, Kamis (24/1/2019), puluhan personel akan ditempatkan di bagian gerbang Timur dan Barat untuk melindungi turis dari serangan monyet.

"Keputusan ini daimbil untuk menemukan solusi praktis dan menyediakan ketapel bagi pesonel CISF," demikian pernyataan dari CISF.

"Barang-barang berharga termasuk yang bisa dimakan harus diletakkan di pintu gerbang sehinga memancing para monyet untuk mengambilnya," imbuhnya.

Kepala pasukan keamanan Taj Mahal Brij Bushan mengatakan, ada sekitar 500-700 ekor monyet yang hidup di sekitar monumen.

"Kami mengetahui, monyet takut hanya dengan melihat kami menggunakan ketapel," ucapnya, seperti dikutip dari Straits Times.

Para ahli menyebut, monyet menjadi lebih agresif karena kota yang makin berkembang menganggu habitat asli mereka.

Meski dipersenjatai dengan ketapel, pasukan keamanan tidak akan menyerang mereka. Namun, alat itu hanya dipakai hanya menakuti monyet agar menjauh dari turis.

Baca juga: Bayi di India Diculik Monyet dan Ditemukan Tak Bernyawa

Hewan berekor ini juga kerap menyerang warga di Agra, India. Pada November 2018, bayi berusia 12 hari "diculik" seekor monyet dan ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Bayi bernama Sunny itu ditemukan di atas atap tetangga rumahnya, dengan keadaan mengeluarkan banyak darah pada lehernya.

Sekitar 15 menit sebelum mengambil Sunny, monyet tersebut menyerang seorang gadis usia 14 tahun hingga menderita luka ringan saat berusaha melarikan diri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X