Kena Demam Q saat Bertugas, Tentara Inggris Gugat Kementerian

Kompas.com - 21/01/2019, 18:00 WIB
Tentara Inggris di Afghanistan. AFP / WAKIL KOHSARTentara Inggris di Afghanistan.

LONDON, KOMPAS.com - Mantan tentara di Inggris menggugat Kementerian Pertahanan karena gagal melindungi dirinya dari penyakit demam Q di Afghanistan.

Diwartakan Sky News, Senin (21/1/2019), Wayne Bass mengatakan hidupnya hancur akibat kegagalan Angkatan Darat Inggris untuk menyediakan antibiotik yang bisa mencegahnya dari penyakit itu.

Bass sebelumnya bertugas di Batalion ke-2 Resimen Mercian, yang dikerahkan ke Provinsi Helmand pada 2011. Wilayah itu dikenal dengan keberadaan kelompok Taliban yang kuat.

Baca juga: Kabar Baik, Masker Pendeteksi Kanker Diuji Coba di Inggris

Sebagai informasi, demam Q dapat mengenai manusia yang disebabkan oleh infeksi bakteri usai menghirup debu dari kotoran hewan ternak yang juga terinfeksi.

Gejalanya dapat berupa demam tinggi, kedinginan atau berkeringat, serta nyeri dada saat bernafas.

Setelah tertular penyakit itu, Bass mengalami gejala mirip flu. Dokter dari militer kemudian mendiagnosisnya terkena demam Q.

Pria itu harus menghabiskan waktu di rumah sakit dan di pusat rehabilitasi Headley Court milik Kementerian Pertahanan di Surrey, namun antibiotik intravena gagal menyembuhkannya.

Demam biasanya berhasil diobati dengan antibiotik. Tapi Bass malah mengalami sindrom kelelahan kronis akibat demam Q.

Dia mengklaim mengalami kesakitan, sesak napas, dan kesulitan berjalan, disertai dengan gejala-gejala lainnya.

Program layanan kesehatan masyarakat Inggris, National Health Service, menyebutkan infeksi bakteri biasanya tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan masalah serius pada sebagian orang.

Asuransi khusus militer di Inggris, Hillary Meredith Solicitor, menyatakan ini merupakan kasus pertama yang menguji tugas kementerian untuk melindungi pasukannya dari demam Q.

Baca juga: Pangeran Philip Alami Kecelakaan, Bolehkah Lansia di Inggris Menyetir?

"Kementerian Pertahanan memiliki tugas untuk melindungi prajurit terhadap risiko demam Q, yang dapat dicegah," kata Justin Glenister, mitra dari Hilary Meredith Solicitors.

"Ada beberapa kasus serupa yang sedang dipersiapkan," imbuhnya.

Kementerian Pertahanan Inggris enggan mengomentari kasus ini, meski proses hukum sedang berlangsung.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X