Pembunuhan Dua Turis di Maroko, 15 Tersangka Diseret ke Pengadilan

Kompas.com - 31/12/2018, 14:37 WIB
Louisa Vesterager Jespersen (kanan) dari Denmark dan Maren Ueland (kiri) dari Norwegia ditemukan tewas dengan luka pada leher pada Senin (17/12/2108) di Pegunungan Atlas, Maroko. (Facebook via BBC) Louisa Vesterager Jespersen (kanan) dari Denmark dan Maren Ueland (kiri) dari Norwegia ditemukan tewas dengan luka pada leher pada Senin (17/12/2108) di Pegunungan Atlas, Maroko. (Facebook via BBC)

RABAT, KOMPAS.com - Sebanyak 15 orang yang diduga terkait dengan pembunuhan dua perempuan turis di Maroko dihadirkan ke hadapan hakim anti-teror pada Minggu (30/12/2018).

Diwartakan AFP, jaksa meminta para tersangka untuk diselidiki karena membentuk kelompok untuk menyiapkan dan melakukan tindakan teroris, menyusun serangan terencana, serta mendukung terorisme.

Dua perempuan yang menjadi korban merupakan pelajar asal Denmark bernama Louisa Vesterager Jespersen (24) dan Maren Ueland (28) asal Norwegia.

Baca juga: 2 Perempuan Turis Tewas dengan Luka pada Leher di Pegunungan Atlas

Mereka ditemukan tewas di area pendakian terpencil di Pegunungan Atlas pada 17 Desember lalu. Otoritas menyatakan, keduanya tewas usai kepala mereka dipenggal.

Morocco World News melaporkan, Biro Investigasi Yudisial Pusat Maroko (BCIJ) menyebut akan ada 7 tersangka lainnya yang akan dihadirkan ke hadapan hakim dalam beberapa hari ke depan.

Pihak berwenang Maroko sejauh ini telah menangkap sekitar 22 orang atas dugaan melakukan pembunuhan, yang dilabeli pemerintah sebagai tindakan terorisme.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari para tersangka yang ditangkap, seorang pria Spanyol-Swiss yang tinggal di Maroko ditahan di Marrakech pada Sabtu lalu atas dugaan hubungan dengan beberapa tersangka.

"Dia melatih tersangka lain untuk menggunakan seni komunikasi dengan teknologi," demikian pernyataan BCIJ.

Sementara keempat tersangka utama ditangkap di Marrakesh dan menjadi anggota sel yang terinsipirasi oleh kelompok ISIS.

Kepala BCIJ Abdelhak Khiame mengatakan, meski empat tersangka bersumpah setia kepada ISIS melalui video, kejahatan itu dilakukan secara independen dari kelompok tersebut.

Baca juga: Pembunuh Dua Perempuan Turis di Maroko Berjanji Setia kepada ISIS

Khiame juga menyebut, para tersangka tidak cocok dengan profil para teroris karena mereka hidup secara normal. Dia membenarkan bahwa korban ditikam dan dipenggal.

Menurut dia, para tersangka dipengaruhi oleh pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi.

Pembunuhan tersebut telah mengguncang Norwegia dan Denmark. Begitu pula dengan Maroko, yang pendapatannya bergantung pada pariwisata.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X