Komentari Gaun Miss Thailand, YouTuber Ini Dituduh Hina Keluarga Kerajaan

Kompas.com - 19/12/2018, 19:32 WIB
Miss Thailand 2018 Sophida Kanchanarin. SHUTTERSTOCKMiss Thailand 2018 Sophida Kanchanarin.

BANGKOK, KOMPAS.com - Seorang pengguna YouTube asal Thailand dituduh telah menghina dan mencemarkan nama baik keluarga Kerajaan Thailand atas komentarnya tentang gaun yang dikenakan wakil negaranya dalam ajang Miss Universe 2018.

Wanchaleom Jamneanphol, pemilik akun YouTube dengan nama "Mixy Bigmouth" terancam melanggar undang-undang penghinaan terhadap kerajaan Thailand.

Dia menuliskan komentar yang kurang baik tentang gaun biru yang dikenakan oleh Sophida Kanchanarin, Miss Thailand di kontes Miss Universe 2018. Gaun tersebut dirancang oleh Sirivannavari Nariratana, putri dari Raja Thailand, Maha Vajralongkorn.

Komentar yang dibuat Wanchaleom menjadi viral dan banyak mendapat respon dari pengguna internet di Thailand.

Baca juga: Ivanka Hadiri KTT G20 Pakai Gaun Karya Desainer Musuh Trump

Hal itu mendorong Kitjanut Chaiyosburana, seorang politisi Thailand untuk mengajukan tuduhan terhadap Jamneanphol yang dianggap telah mencemarkan nama baik keluarga kerajaan Thailand.

"Saya berpikir idola internet tidak berbeda dengan aktor atau aktris yang memiliki banyak pengikut. Jika mereka melakukan kesalahan secara online, tidak seharusnya berakhir dengan hanya meminta maaf," kata Kitjanut kepada AFP, Rabu (19/12/2018).

Berdasarkan hukum setempat, setiap warga negara Thailand diizinkan mengajukan tuduhan pencemaran nama baik atas nama orang lain dan jika terbukti bersalah maka tertuduh dapat dijatuhi hukuman penjara hingga dua tahun.

Seorang juru bicara kepolisian Thailand menerangkan, Wanchaleom sedang diperiksa namun dia belum secara resmi dituntut.

Wanchaleom, yang belum dapat menanggapi permintaan untuk berkomentar, telah menghapus komentarnya yang menjadi viral dan mengunggah pernyataan permintaan maaf kepada monarki.

"Kepada Putri Sirivannavari Nariratana, saya tidak pernah berniat untuk menghina monarki. Saya merasa sangat menyesal atas kejadian ini," tulis Wanchaleom.

Dia juga berjanji untuk lebih bersikap bijak dan berhati-hati dalam membuat konten maupun komentar di media sosial pada masa mendatang.

Thailand masih menganut hukum lese majeste yang melindungi keluarga kerajaan. Dengan keluarga kerajaan masih dianggap sakral dan hanya sedikit pihak yang berani mengkritik lembaga monarki itu.

Segala tindakan maupun perbuatan yang dianggap menentang kerajaan maupun anggota keluarga kerajaan dapat dihukum dengan undang-undang tersebut.

Baca juga: Miss Philippines Catriona Grey Menangkan Mahkota Miss Universe 2018

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X