Kompas.com - 20/11/2018, 16:30 WIB

KOLKATA, KOMPAS.com - Kepolisian India berhasil menangkap seorang pria di bandara Kolkata karena ketahuan mencuri sebuah dompet, anting, kalung emas, dan sejumlag uang dari seorang penumpang.

Namun ternyata, pelaku bernama Sajid Hussain itu sudah kerap melakukan aksi kriminal tersebut.

Times of India mewartakan pada Selasa (20/11/2018), Hussain pernah beberapa kali mencuri barang berharga di bandara Kolkata dan Patna dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Balita di India Diperkosa dan Dibuang di Dekat Rel Kereta Api

Modusnya, dia membeli tiket penerbangan termurah, mengantre di antara barisan yang penuh di dalam terminal. Kemudian, dia mencuri barang-barang penumpang lainnya.

Sebelum beraksi, Hussain mengganti bajunya lalu check-in atau membatalkan penerbangan dan meninggalkan terminal.

"Dia biasa mencuri. Kami punya rekaman CCTV yang memperlihatkan dia mencopet dompet dari tas seorang penumpang pada 5 November lalu," ucap polisi senior Bidhannagar.

"Kamu juga menemukan bukti dia mencuri di bandara Patna dengan aksi yang sama," imbuhnya.

Pada Minggu lalu, seorang penumpang penerbangan menuju Kochi, Beenu Jacob, yang mengantre untuk check-in menyatakan kehilangan dompetnya.

Kemudian petugas memeriksa CCTV dan melihat Hussain berdiri di belakang Jacob. Namun, pelaku tidak ditemukan.

Keesokan harinya, petugas bandara menemukan dompet kosong. CCTV kembali diperiksa, hingga akhirnya ada seorang pria bertingkah laku mencurigakan dalam rekaman tersebut.

Baca juga: Sekarang India Punya Rumah Sakit Khusus untuk Gajah

Pria tersebut membuang dompet dan masuk ke kamar mandi. Selanjutnya, dia keluar dengan pakaian yang berbeda.

"Kami menahan pria tersebut. Dia punya tiket valid ke Imphal tapi tidak check-in, padahal pesawatnya sudah terbang satu jam lalu," ucap seorang petugas.

Polisi menyatakan, pelaku memang nampak seperti penumpang pesawat lainnya. Namun kini, dia tidak bisa lagi melakukan kebiasaannya tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.