Balita di India Diperkosa dan Dibuang di Dekat Rel Kereta Api

Kompas.com - 19/11/2018, 19:39 WIB
Stasiun kereta api. ShutterstockStasiun kereta api.
|

NEW DELHI, KOMPAS.com - Kasus perkosaan kembali terjadi di India kali ini korbannya adalah seorang bocah berusia dua tahun.

Pelaku menculik bocah itu, memperkosanya, lalu meninggalkan bocah itu begitu saja di dekat rel kereta api di kota New Delhi.

Bocah yang belum bisa diidentifikasi itu ditemukan dalam kondisi disumpal mulutnya. Dia diculik dari orangtuanya saat tidur hanya beberapa meter dari lokasi bocah itu ditemukan.

Baca juga: Bocah India Tiga Tahun Diperkosa di Sekolah


Para pejalan kaki menemukan bocah itu terbaring tak bergerak di sisi rel sementara kereta api melaju hanya beberapa centimeter saja dari bocah itu.

Warga yang menemukan bocah itu langsung membawanya ke rumah sakit yang langsung mendapatkan perawatan intensif.

Kini dikabarkan bocah itu sudah dalam kondisi stabil meski masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Polisi mengatakan, ibi bocah itu terbangun pada pukul 02.30 dini hari pada Sabtu (17/11/2018) dan menemukan putrinya hilang.

Setelah mencari dan tak menemukan putrinya, ibu korban mendatangi polisi pada pagi harinya dan melaporkan peristiwa tersebut.

Pada Sabtu siang, polisi mendapatkan kabar seorang balita perempuan dibawa ke sebuah rumah sakit di wilauah tengah New Delhi.

Setelah diperiksa, polisi memastikan balita yang dibawa ke rumah sakit adalah anak yang dilaporkan hilang itu.

Setelah memeriksa rekaman CCTV di area sekitar ditemukannya korban, polisi mulai memasang perangkap di beberapa kuil tempat para pedagang jalanan datang untuk mendapatkan makanan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber NDTV
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Internasional
Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X