Sumpah Pemuda Iringi Peluncuran Pusat Kegiatan Diaspora Indonesia di Singapura

Kompas.com - 28/10/2018, 21:37 WIB
Foto Bersama Duta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya (tengah belakang), dengan Pengurus FKMIS, perwakilan komunitas, serta masyarakat Indonesia di Singapura di pembukaan FKMIS Centre, Minggu (28/10/2018). (Kompas.com/ERICSSEN) KOMPAS.com/ ERICSSENFoto Bersama Duta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya (tengah belakang), dengan Pengurus FKMIS, perwakilan komunitas, serta masyarakat Indonesia di Singapura di pembukaan FKMIS Centre, Minggu (28/10/2018). (Kompas.com/ERICSSEN)


SINGAPURA, KOMPAS.com - Masyarakat Indonesia di Singapura ikut memperingati perayaan Hari Sumpah Pemuda ke-90 yang jatuh pada Minggu (28/10/2018).

Adapun peringatan hari bersejarah ini dijadikan momentum oleh Forum Komunikasi Masyarakat Indonesia di Singapura (FKMIS) untuk meluncurkan “FKMIS Centre”.

FKMIS Centre yang terletak di daerah Paya Lebar, di bagian timur Singapura, secara resmi dibuka pagi ini oleh Duta Besar Indonesia untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya.

Baca juga: Sumpah Pemuda, Ratusan Pelajar Trenggalek Warnai Becak di Kantor Polisi

Dalam sambutannya, Ketua Umum FKMIS Stephanus Titus Widjaja mengungkapkan adanya keluhan mengenai masih minimnya lokasi tempat berkumpul bagi diaspora Indonesia di Singapura untuk menyalurkan aspirasi serta melaksanakan kegiatan.

"Momentum Sumpah Pemuda adalah momentum yang tepat bagi FKMIS untuk memberikan bukti nyata merangkul diaspora Indonesia di negeri Singa dalam suasana semangat persatuan terlepas dari perbedaan suku, budaya, bahasa, agama, dan latar belakang," katanya.

Diharapkan FKMIS Centre dapat menjadi pusat kegiatan dan berkumpul diaspora Indonesia. Sementara itu, Swajaya yang menyambut hangat inisiatif yang telah dilakukan FKMIS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga berharap semangat satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa tetap diperkuat memasuki periode kampanye pemilu 2019. 

Pantauan kontributor Kompas.com di Singapura, warga dari sejumlah komunitas seperti Himpunan Penata Laksana Rumah Tangga Indonesia Singapura (HPLRTIS), Indonesian Family Network (IFN), Pekerja Indonesia Singapura (PIS), Persatuan Wanita Indonesia Singapura (PWIS), Indonesian Muslim Association in Singapore (IMAS) memenuhi ruangan.

Acara peluncuran berlangsung meriah di mana ada tari-tarian Ponorogo, dengan kegiatan utama pada pembukaan berupa pelatihan khusus kepada peserta yang dilakukan oleh motivator ternama tanah air Krishnamurti dan Dian Wisdianawati dari Holistic Investment Quotient (HIQ).

Para motivator membahas  pentingnya mengubah gaya hidup konsumtif menjadi gaya hidup yang lebih produktif.

Baca juga: Peringatan Sumpah Pemuda 2018 ala Bikers se-Sulawesi

Peluncuran FKMIS Centre tidak terlepas dari kerja sama yang dilakukan dengan Centre for Competency-Based Learning-Development (CBLD), lembaga yang khusus memberikan pelatihan kompetensi dan keterampilan sumber daya manusia.

Hingga bulan Desember, FKMIS ditargetkan dapat memberikan pelatihan Kewirausahaan, Manajemen Keuangan, dan Bahasa Inggris kepada masyarakat diaspora khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mencakup 80 persen diaspora Indonesia di Singapura.

FKMIS didirikan pada 10 Januari 2010 berfungsi sebagai forum yang menjembatani komunikasi antar-komunitas dan masyarakat Indonesia di Singapura.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.