Saat Dunia Geram Kasus Khashoggi, Menkeu AS Temui Putra Mahkota Saudi

Kompas.com - 23/10/2018, 08:11 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (kiri) bertemu dengan Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin di Riyadh, Senin (22/10/2018). (Twitter/Kementerian Luar Negeri Saudi) Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (kiri) bertemu dengan Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin di Riyadh, Senin (22/10/2018). (Twitter/Kementerian Luar Negeri Saudi)

RIYADH, KOMPAS.com - Ketika dunia sedang geram terhadap kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menggelar pertemuan dengan Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin.

Melansir CNBC, stasiun televisi Saudi melaporkan Pangeran Mohammed dan Mnuchin bertemu di Riyadh, Senin (22/10/2018) pukul 14.00 waktu setempat.

Kementerian Luar Negeri Saudi berkicau, pertemuan keduanya menekankan pada pentingnya hubungan bilateral yang strategis dan sejalan dengan program ekonomi kerajaan, Visi 2030.

"Putra Mahkota bertemu dengan Menkeu AS dan menekankan pentingnya hubungan strategis Saudi-AS, yang memegang peran penting di masa depan sesuai dengan Visi 2030 Kerajaan," tulis Kemenlu Saudi.

Baca juga: Polisi Turki Temukan Mobil Milik Konsulat Saudi di Istanbul

Sebelumnya, Mnuchin mengaku tidak akan menghadiri acara konferensi Future Investment Initiative pekan ini di Saudi. Saat itu, ada tekanan pembatalan rencananya terkait pembunuhan Khashoggi.

Meski demikian, dia mengaku tetap akan berkunjung ke Saudi untuk mengadakan pembicaraan soal memerangi pendanaan terorisme dan Iran.

"Saya tidak berpikir pantas untuk pergi dan berbicara di konferensi, tapi kami punya masalah penting dengan Saudi. Jadi itulah mengapa saya tetap pergi," ucapnya.

Dalam perjalanannya ke Timur Tengah, Mnuchin tampak mengunggah kegiatannya di Israel dan Yordania melalui akun Twitter-nya. Namun, dia belum memamerkan pertemuannya dengan Pangeran Mohammed.

Juru bicara Kemenkeu AS Tony Sayegh menyatakan, keberadaan menteri di Saudi untuk mengunjungi Terrorist Financing Targeting Center, dan mengadakan pertemuan terkait persiapan sanksi kepada Iran.

Seperti diketahui, Pangeran Mohammed menjadi sorotan dunia sehubungan dengan kasus pembunuhan Khashoggi.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNBC,TheHill
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.