Bermain di Wahana Rumah Hantu, Perempuan AS Tak Sengaja Tikam Temannya - Kompas.com

Bermain di Wahana Rumah Hantu, Perempuan AS Tak Sengaja Tikam Temannya

Kompas.com - 11/10/2018, 10:03 WIB
Ilustrasi penikaman.Thinkstock Ilustrasi penikaman.

NASHVILLE, KOMPAS.com - Seorang perempuan di Amerika Serikat tak sengaja menikam temannya saat mengunjungi wahana rumah hantu di Nashville karena mengira pisau tersebut palsu.

Melansir ABC News, Rabu (10/10/2018), peristiwa ini bermula ketika Tawnya Greenfield (29) sedang antre untuk masuk ke wahana rumah hantu Nashville Nightmare pada Jumat lalu.

Kemudian, seseorang yang dia yakini sebagai salah satu karakter dalam wahana tersebut menawarkannya bermain di set wahana rumah hantu.

Baca juga: Seorang Terpidana Mati di AS Minta Dieksekusi Pakai Kursi Listrik

Orang itu kemudian memberikan Tawnya pisau untuk menusuk temannya.

"Baiklah, tusuk dia," demikian keterangan Tawnya kepada polisi, menirukan perkataan orang tersebut.

Perempuan itu mengira pisau hanyalah properti set sehingga bukan sungguhan. Selanjutnya, dia menikam tangan kiri termannya, James Yochim, dengan pisau.

Kemudian, dia menyadari ada darah keluar dari lengan kiri korban. Polisi segera meluncur ke lokasi dan Yochim segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Tawnya mengaku tidak bermaksud untuk melukai temannya. BKawan lainnya juga awalnya mengira pisau tersebut hanya bagian dari properti set.

Baca juga: Malea Emma, Si Cilik Keturunan Indonesia, Jadi Sensasi Internet di AS

Polisi masih menyelidiki kasus ini. Sementara, manajemen Nightmare Nashville menyatakan staf medis mereka menanggapi insiden tersebut dan akan mendalami peristiwa lebih lanjut.

"Kami terus meninjau semua informasi, kami yakin seorang karyawan terlibat," ucapnya.

"Kami akan mengatasi masalah ini karena keselamata dnan kemanan pelanggan selalu menjadi perhatian utama kami," imbuhnya.


Terkini Lainnya

Rezim Assad Bertanggung Jawab Terhadap 98 Persen Serangan Kimia di Suriah

Rezim Assad Bertanggung Jawab Terhadap 98 Persen Serangan Kimia di Suriah

Internasional
'Jangan Gara-gara Tak Suka Salah Satu Capres, Tidak ke TPS, Itu Rugi...'

"Jangan Gara-gara Tak Suka Salah Satu Capres, Tidak ke TPS, Itu Rugi..."

Regional
Perbaikan Jalan KH Noer Ali Bekasi Ditargetkan Rampung 10 Maret

Perbaikan Jalan KH Noer Ali Bekasi Ditargetkan Rampung 10 Maret

Megapolitan
Terintegrasi dengan MRT, Transjakarta dari BSD dan Bintaro Akan Dilayani Bus Premium

Terintegrasi dengan MRT, Transjakarta dari BSD dan Bintaro Akan Dilayani Bus Premium

Megapolitan
Bus Transjakarta Hangus Terbakar di Pasar Baru

Bus Transjakarta Hangus Terbakar di Pasar Baru

Megapolitan
Petani se-Priangan Timur Jabar Deklarasi Dukung Capres Jokowi-Ma'ruf

Petani se-Priangan Timur Jabar Deklarasi Dukung Capres Jokowi-Ma'ruf

Regional
Jelang 'London Book Fair', Bekraf Gelar Festival Kuliner dan Budaya

Jelang "London Book Fair", Bekraf Gelar Festival Kuliner dan Budaya

Edukasi
Biografi Tokoh Dunia: Geronimo, Pejuang dari Suku Apache

Biografi Tokoh Dunia: Geronimo, Pejuang dari Suku Apache

Internasional
Jadi Buron Kasus Penggelapan Uang, Pelarian Elly Terhenti di Cijantung

Jadi Buron Kasus Penggelapan Uang, Pelarian Elly Terhenti di Cijantung

Regional
Data Dinilai Jadi Senjata Jokowi, Prabowo Disebut Terpaku pada Narasi Besar

Data Dinilai Jadi Senjata Jokowi, Prabowo Disebut Terpaku pada Narasi Besar

Nasional
Musim Hujan, Saatnya Berburu Buah Cempedak Khas Bangka

Musim Hujan, Saatnya Berburu Buah Cempedak Khas Bangka

Regional
KPU Kabupaten Bogor Mulai Lakukan Pelipatan Kertas Suara Pileg 2019

KPU Kabupaten Bogor Mulai Lakukan Pelipatan Kertas Suara Pileg 2019

Regional
KPU Benarkan Adanya Keributan Antara Pendukung Jokowi dan Prabowo saat Debat

KPU Benarkan Adanya Keributan Antara Pendukung Jokowi dan Prabowo saat Debat

Nasional
Rekonstruksi Pembunuhan Pedagang Es Campur di Aceh Dikawal Ketat

Rekonstruksi Pembunuhan Pedagang Es Campur di Aceh Dikawal Ketat

Regional
Kunjungi Islamabad, MBS Bebaskan 2.107 Warga Pakistan yang Dipenjara di Saudi

Kunjungi Islamabad, MBS Bebaskan 2.107 Warga Pakistan yang Dipenjara di Saudi

Internasional

Close Ads X