Seorang Terpidana Mati di AS Minta Dieksekusi Pakai Kursi Listrik

Kompas.com - 09/10/2018, 20:26 WIB
Edmund Zagorski menurut rencana akan menjalani eksekusi hukuman mati pada Kamis (11/10/2018). Tennessee Department of CorrectionsEdmund Zagorski menurut rencana akan menjalani eksekusi hukuman mati pada Kamis (11/10/2018).
|

NASHVILLE, KOMPAS.com - Seorang terpidana mati yang akan dieksekusi dalam beberapa hari ke depan minta dieksekusi dengan menggunakan kursi listrik.

Edmund Zagorski mengajukan permohonan itu sebelum Mahkamah Agung Tennessee memutuskan protokol suntik mati dengan tiga jenis obat sudah legal.

Keputusan ini semakin memuluskan  eksekusi hukuman mati  Zagorski yang rencananya digelar pada Kamis (11/10/2018).

Baca juga: Pelaku Penikaman 9 Pelajar di China Jalani Eksekusi Hukuman Mati

Para pakar mengatakan, metode eksekusi yang diminta Zagorski mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa bagi terpidana sebelum akhirnya tewas.

Sementara, para terpidana mati juga meminta eksekusi dengan menggunakan kursi listrik harus dilarang di bawah amandemen kedelapan konstitusi AS yang melarang hukuman kejam dan tak lazim.

Meski demikian, Kelley Henry, pengacara publik yang mengajukan penghapusan hukuman kursi listrik mewakili 32 terpidana termasuk Zagorski, mengatakan bahwa kliennya kini meminta dihukum menggunakan kursi listrik.

"Dihadapkan pada dua pilihan metode eksekusi yang inkonstitusional, tuan Zagorski mengatakan jika eksekusinya dipercepat maka dia yakin kursi listrik adalah cara yang lebih baik," kata Kelley.

"Kondisi tercekik dan rasa terbakar karena bahan kimia selama 10-18 menit amat tak terbayangkan deritanya," tambah Kelley.

Di negara bagian Tennessee, para terpidana mati yang sudah divonis sebelum 1999 bisa memilih cara mereka dieksekusi.

Negara bagian menyediakan dua cara eksekusi yaitu suntikan maut atau kursi listrik.

Zagorski dijatuhi vonis hukuman mati pada 1984 setelah terbukti membunuh dua orang pria dalam sebuah transaksi obat terlarang setahun sebelumnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

Internasional
Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X