Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/10/2018, 21:58 WIB

SANA'A, KOMPAS.com - Sekitar 155 pelajar Indonesia dilaporkan berhasil masuk ke Yaman setelah sempat tertahan di perbatasan Mayziyunah, Oman.

Kepastian itu terjadi setelah perwakilan dari pelajar bertemu Direktur Jenderal Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal.

Baca juga: Cakep, di Kompetisi Daya Ingat Dunia Pelajar Indonesia Raih Juara 2

Dalam rilis yang diterima Kompas.com Rabu (10/10/2018), para pelajar itu terkatung-katung selepas kembali dari liburan musim panas.

Untuk bisa melewati perbatasan, para pelajar cukup melampirkan surat keterangan dari Kedutaan Besar RI di Sana'a. Namun surat itu tak kunjung diberikan.

Kabar itu kemudian sampai di PPI Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika yang kemudian membentuk tim khusus untuk mendalami masalah tersebut.

Dari investigasi, didapatkan informasi alasan KBRI Sana'a yang berkedudukan di Salalah, Oman, tak bisa memberikan surat karena pemerintah pusat telah mengeluarkan larangan bepergian ke Yaman.

Pada 10 Mei lalu, Jakarta telah mengeluarkan maklumat agar WNI yang berada di Yaman segera keluar dikarenakan konflik yang berkecamuk di sana.

Maklumat itu membuat KBRI Sana'a tak bisa berbuat banyak selain menunggu arahan dan instruksi dari pemerintah pusat.

Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI juga menyampaikan mereka berada di posisi sulit. Muncul kabar dalam waktu dekat pusat bakal menarik seluruh staf KBRI hingga situasi Yaman kondusif.

Selasa waktu setempat (9/10/2018), Iqbal dan pihak KBRI bertemu perwakilan pelajar untuk berkoordinasi terkait masalah yang menimpa mereka.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.