Gaji 78 Pekerja Migran Piala Dunia 2022 Qatar Dilaporkan Tertunggak

Kompas.com - 26/09/2018, 15:57 WIB
Qatar diumumkan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 pada Desember 2010. BBCQatar diumumkan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 pada Desember 2010.

LUSAIL, KOMPAS.com - Amnesty International (AI) memberikan laporan 78 pekerja migran yang mengerjakan pembangunan stadion Piala Dunia 2022 di Qatar gajinya belum dibayar.

Diwartakan AFP Rabu (26/9/2018), para pekerja tersebut terlibat dalam pembangunan Stadion Iconic Lusail di kota Lusail yang direncanakan bakal menjadi venue pembukaan dan final.

Dalam laporan AI, 78 pekerja asing yang berasal dari Nepal, India, dan Filipina gajinya belum dilunasi sejak Februari 2016.

Baca juga: Surat Kabar Saudi Ini Lupakan Piala Dunia 2022 di Qatar

Mercury MENA selaku kontraktor rata-rata menunggak gaji 2.000 dollar Amerika Serikat (AS), atau sekitar Rp 29,8 juta, per pekerja.

Pekerja yang mengurusi pipa, Ernesto asal Filipina berkata, saat dia jatuh ke dalam utang sejak memutuskan bekerja di Qatar dua tahun lalu.

Sementara pekerja yang berasal dari Nepal terpaksa mengeluarkan anak mereka dari sekolah, atau menjual tanah untuk membayar utang.

AI mengklaim Mercury MENA mengambil keuntungan dari sistem kafala yang dianggap bentuk perbudakan modern, di mana pekerja tak bisa berganti pekerjaan tanpa izin atasannya.

Para pekerja tersebut baru bisa keluar dari Qatar setelah merogoh kocek mereka sendiri. "Para pekerja itu dibiarkan tak punya uang dan menderita," ujar AI.

Amnesty melanjutkan, mereka telah berbicara dengan direktur eksekutif MENA di November 2017, yang mengakui mereka sedang mengalami masalah keuangan.

Kementerian Tenaga Kerja Qatar dalam rilis resmi menyatakan MENA sudah tidak lagi beroperasi, dan bakal segera melaksanakan penyelidikan.

Temuan itu dipaparkan setelah Qatar mengumumkan bakal menghapus izin keluar yang selama ini menjadi "senjata" sistem kafala, meski belum disebutkan kapan diimplementasikan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Mata-mata, 2 Diplomat China Diam-diam Diusir AS

Diduga Mata-mata, 2 Diplomat China Diam-diam Diusir AS

Internasional
AS Disebut Bakal Umumkan Penarikan 4.000 Tentara dari Afghanistan

AS Disebut Bakal Umumkan Penarikan 4.000 Tentara dari Afghanistan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Tewas Ditembak Saat Kepergok Berhubungan Seks | Risma Cerita soal Bonek di Turki

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Tewas Ditembak Saat Kepergok Berhubungan Seks | Risma Cerita soal Bonek di Turki

Internasional
Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X