Qatar Bangun Stadion Piala Dunia 2022 Berbentuk Kopiah Arab

Kompas.com - 21/08/2017, 17:34 WIB
Stadion Al Thumama yang dirancang oleh arsitek Qatar membentuk kopiah rajutan tradisional Arab atau yang disebut “gahfiya” untuk perhelatan Piala Dunia 2022. Reuters via Voice of AmericaStadion Al Thumama yang dirancang oleh arsitek Qatar membentuk kopiah rajutan tradisional Arab atau yang disebut “gahfiya” untuk perhelatan Piala Dunia 2022.
EditorPascal S Bin Saju

DOHA, KOMPAS.com –  Pemerintah Qatar akan membangun sebuah stadion sepak bola yang berbentuk seperti kopiah Arab untuk Piala Dunia 2022, kata panitia penyelenggara.

Negara Teluk ini memulai berbagai persiapan untuk turnamen tersebut di tengah pertikaian diplomatik dengan negara-negara tetangganya.

Arab Saudi, Mesir, Bahrain, dan Uni Emirat Arab memberlakukan sanksi kepada Qatar – sesama negara sekutu Amerika Serikat – pada Juni 2017 dan memutus semua jalur transportasi dengan negara tersebut.

Empat negara tersebut menuduh Qatar mendukung kegiatan terorisme. Qatar sendiri menolak semua tuduhan tersebut.

 

Baca: Qatar Alami Krisis Diplomatik, Bagaimana Nasib Piala Dunia 2022?

 

Untuk mengatasi pemboikotan, Qatar mengimpor makanan dari Turki dan Iran serta menyewa kapal-kapal melalui Oman untuk membawa bahan-bahan konstruksi yang diperlukan untuk proyek Piala Dunia.

Turnamen ini menjadi strategi utama untuk mendorong Qatar ke panggung global melalui olahraga.

Stadion Al Thumama yang dirancang oleh arsitek Qatar membentuk kopiah rajutan tradisional Arab atau yang disebut “gahfiya” akan menampung 40.000 penonton di pertandingan perempat final Piala Dunia, kata panitia dalam pernyataannya.

“Desain simbolis ini melambangkan segalanya yang mempersatukan kami sebagai bangsa Arab dan Muslim dan penghormatan yang sesuai untuk Piala Dunia FIFA pertama yang diselenggarakan di Timur Tengah,” kata Hassan al-Thawadi, Ketua Panitia Qatar 2022.

Baca: Simaklah, 10 Pemicu Krisis Diplomatik di Qatar

Lokasi in menjadi satu dari setidaknya delapan stadion yang dibangun Qatar beserta sebuah pelabuhan baru dan sistem transportasi metro.

Proyek-proyek ini adalah bagian dari perbaikan infrastruktur senilai 200 miliar dolar.

Qatar telah menepis laporan bahwa sanksi-sanksi yang dikenakan oleh negara-negara Arab telah merugikan sektor pariwisata dan menurunkan tingkat hunian hotel.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X