Siswa Sekolah di China Tewas saat Dihukum Lompat Katak

Kompas.com - 20/09/2018, 18:19 WIB
Ilustrasi anak dihukum. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi anak dihukum.

XINSHAO, KOMPAS.com - Otoritas berwajib di China kini tengah melakukan investigasi terkait kasus meninggalnya seorang siswa sekolah saat menjalani hukuman fisik dari gurunya.

Siswa tersebut yang berusia 16 tahun, mendapat hukuman dari guru di sekolah menengah Xinshao No.2 karena berbicara saat jam tidur siang.

Siswa yang disebut hanya dengan nama Zhang, dihukum oleh gurunya yang bernama Xie, untuk melakukan lompat kodok di sebuah turunan sepanjang 20 meter.

Namun saat melakukan hukuman tersebut, Zhang mendadak tidak sadarkan diri. Demikian disampaikan pejabat pemerintah Xinshao di Provinsi Hunan kepada SCMP, Kamis (20/9/2018).

Baca juga: Dihukum karena Ganggu Upacara Kuil, Siswa Biksu di Thailand Tewas

Zhang segera dilarikan ke rumah sakit, namun dia dinyatakan telah meninggal dengan kondisi bagian dalam mulut, telinga dan hidung berdarah.

Petugas polisi menemukan tidak ada tindakan kekerasan yang terjadi maupun kontak antara guru dengan siswa yang meninggal.

Juru bicara pemerintah mengatakan, Xie bersama dengan tiga staf sekolahan, termasuk kepala sekolah dan wakilnya, kini sedang dimintai keterangan oleh otoritas setempat.

"Pihak kepolisian belum melaporkan kasus ini, namun pihak komite sekolah dan dinas pendidikan sedang melakukan penyelidikan," ujar juru bicara dilansir SCMP.

Menurut keterangan keluarga siswa, insiden itu terjadi pada Minggu (16/9/2018), saat jadwal tidur siang.

Zhang bersama seorang temannya yang kedapatan berbicara di kelas diminta ke lapangan untuk menjalani hukuman lompat katak.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang telah dilihat keluarga Zhang, kedua siswa dihukum menaiki jalan yang menanjak dengan cara melompat jongkok dan kedua tangan di belakang badan.

Dikatakan pihak keluarga, Zhang yang digambarkan sebagai anak yang kuat dan aktif sempat terjatuh saat melompat kemudian tak sadarkan diri.

Baca juga: Siswi SMA Tak Bisa Bergerak karena Dihukum Squat Jump, Sang Ayah Pasrah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X