Panen Keluhan, Kontes Kecantikan "Miss Hitler" Ditutup

Kompas.com - 15/09/2018, 18:07 WIB
Seperti inilah tampilan Miss Hitler dalam situs VKontake Rusia. Ajang kontes kecantikan untuk mengenang Pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler itu ditutup setelah menuai keluhan karena dianggap menyebarkan ekstremisme dan neo-Nazi. Pen News via Daily MirrorSeperti inilah tampilan Miss Hitler dalam situs VKontake Rusia. Ajang kontes kecantikan untuk mengenang Pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler itu ditutup setelah menuai keluhan karena dianggap menyebarkan ekstremisme dan neo-Nazi.

MOSKWA, KOMPAS.com - Sebuah kontes kecantikan secara daring yang ditujukan untuk mengenang Pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler dilaporkan ditutup.

Diwartakan Daily Mirror Jumat (14/9/2018), laman bernama "Miss Hitler" tersebut menerima 500 keluhan karena dianggap mempromosikan ekstremisme serta neo-Nazi.

Kontes yang diselenggarakan di situs VKontakte itu menarik minat dari seluruh dunia. Masing-masng kontestan berdandan ala Nazi.

Baca juga: 15 September 1935 Ditetapkan Jadi Simbol Nazi Jerman, Ini 4 Fakta Swastika

Bahkan, salah seorang kontestan memiliki tato Reichsadler, emblem Nazi berupa elang di atas swastika, di punggungnya.

Salah satu foto juga menunjukkan seorang perempuan memegang buku yang ditulis Hitler, Mein Kampf, dan memberi hormat ala Nazi.

Penyelenggara kontes membela diri dengan mengatakan tujuan mereka adalah mempromosikan kebudayaan dari Hitlerian.

Melalui kontes itu, mereka ingin mempererat hubungan di antara komunitas penggemar Hitler, serta membersihkan reputasinya.

"Kami ingin menunjukkan betapa indahnya budaya Hitlerian, serta melindungi dan membela hak kaum perempuan," tulis penyelenggara.

Setelah keberadaan kontes tersebut menjadi viral, VKontakte langsung menutup akun itu, dan mengecamnya sebagai ujaran kebencian.

"Komunitas itu kami blokir karena melanggar peraturan kami. VKontakte tak menoleransi adanya kekerasan maupun ekstremisme," kata VKontakte.

Meski Miss Hitler telah ditutup, namun kontes kecantikan sejenis seperti Miss Eva Braun maupun Miss Edelweiss masih dibuka.

Lembaga analisis yang melacak radikalisme Sova menyatakan, 658 orang di Rusia terbukti melakukan ekstremisme di 2017, naik dari 133 pada 2011.

Sekitar 90 persen dari kasus itu dilakukan di internet. Mayoritas ditemukan di VKontakte yang disebut Facebook-nya Rusia itu.

Baca juga: Beri Hormat ala Nazi, Dua Polisi Jerman Diskors



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X