AS Jual 6 Pesawat Intai dan 64 Rudal Seharga Rp 38 Triliun ke Korsel

Kompas.com - 14/09/2018, 11:46 WIB
P-8 Poseiodn milik US Navynavaair.navy.mil P-8 Poseiodn milik US Navy

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) mengesahkan penjualan senjata ke Korea Selatan ( Korsel) senilai 2,6 miliar dolar AS, atau Rp 38,5 triliun.

Ada dua kontrak yang disepakati dalam penjualan itu. Kontrak pertama adalah pesawat patroli maritim Poseidon seharga 2,1 miliar dolar AS, atau Rp 31,1 triliun.

Baca juga: Latihan, Pesawat Intai Tercanggih AS Terbang di Atas Jawa Timur

Dilaporkan AFP Jumat (14/9/2018), kontrak kedua adalah penjualan 64 rudal Patriot dengan nilai 501 juta dolar, sekitar Rp 7,4 triliun.


Dinas Kerja Sama Keamanan dan Pertahanan mengungkapkan, Kongres mempunyai waktu 15 hari untuk menolak penjualan tersebut.

Namun, hak itu kecil kemungkinan bakal dilaksanakan mengingat hubungan baik yang terjalin antara Korsel dan AS.

Di Korsel, AS menempatkan 23.468 pasukannya untuk menangkal ancaman yang ditimbulkan Korea Utara ( Korut).

Dinas kerja sama berkata, penjualan itu bakal menyokong kebijakan luar negeri serta obyektivitas keamanan nasional AS.

"Kemampuan angkatan laut Korsel bakal meningkat untuk mendukung sistem pertahanan nasional mereka sekaligus operasi koalisi," demikian penjelasan dinas.

P-8A Poseidon merupakan pesawat buatan Boeing yang digunakan untuk misi pengintaian dan pengumpulan data intelijen.

Selain itu, pesawat yang terbang perdana pada 25 April 2009 itu juga punya kapabilitas anti-kapal selam dan anti-serangan darat.

Sementara Patriot yang dikembangkan pabrikan Lockheed Martin adalah sistem penangkis rudal balistik, rudal penjelajah, hingga ancaman udara lainnya.

Kabar penjualan tersebut terjadi di tengah tersendatnya upaya negosiasi antara AS dan Korsul terkait denuklirisasi Semenanjung Korea.

Pasca-pertemuan Presiden Donald Trump dan Pemimpin Korut Kim Jong Un di Singapura (12/6/2018), negosiasi denuklirisasi melambat.

Washington menyalahkan China, yang merupakan sekutu Korut, sebagai biang rumitnya hubungan kedua negara.

Baca juga: Rudal Patriot Israel Hantam Jet Tempur Suriah

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X