Raja Maroko Beri Grasi kepada 188 Orang Terkait Gerakan Protes Hirak

Kompas.com - 23/08/2018, 13:58 WIB
Raja Maroko, Mohammed VI. AFPRaja Maroko, Mohammed VI.

RABATT, KOMPAS.com - Raja Maroko Mohammed VI memberikan pengampunan kepada 188 orang pada perayaan Idul Adha terkait gerakan protes "Hirak".

Melansir AFP, Rabu (22/8/2018), Dewan Nasional Hak Asasi Manusia Maroko menyatakan, awalnya grasi itu menyasar kepada 11 aktivis yang sudah dipenjara selama dua hingga tiga tahun.

Mereka terlibat dalam gerakan Al-Hirak Al-Shaabi yang mengguncang wilayah Rif utara pada 2016-2017.

Kemudian, diputuskan untuk memberikan pengampunan kepada orang lainnya sehubungan dengan aksi unjuk rasa di wilayah tersebut.

Baca juga: Maroko Terima Kiriman Tank Lapis Baja Buatan AS

Seperti diketahui, penangkapan orang-orang terkait dengan gerakan protes Hirak dimulai pada Oktober 2016, setelah kematian seorang nelayan.

Aksi itu kemudian berkembang menjadi gelombang protes yang menuntut perbaikan wilayah Rif yang terabaikan, serta penuntasan korupsi dan pengangguran.

Tahanan Hirak yang diampuni akan segera dibebaskan dan pengadilan HAM akan berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk menyiapkan kedatangan mereka ke rumah.

Sebelumnya, pengadilan Casablanca juga menjatuhkan vonis penjara satu tahun hingga 20 tahun kepada 53 anggota Hirak pada 26 Juni lalu.

Kerasnya hukuman itu memicu kemarahan dan protes, berbarengan dengan munculnya permohonan grasi kerajaan.

Pemimpin gerakan Hirak, Nasser Zafzafi, yang dijatuhi hukuman hingga 20 tahun penjara karena dianggap mengancam keamanan negara.

Dia tidak termasuk di antara mereka yang masuk daftar grasi, termasuk wartawan bernama Hamid el Mahdaoui, yang dijatuhi hukuman tiga tahun karena meliput peristiwa itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X