Warganya Ditahan Korea Utara, Pemerintah Jepang Dilanda Kepanikan

Kompas.com - 11/08/2018, 17:58 WIB
Ilustrasi WiredIlustrasi

TOKYO, KOMPAS.com - Korea Utara dilaporkan telah menahan seorang warga negara Jepang. Kepanikan menyelimuti Kementerian Luar Negeri Jepang di Tokyo untuk segera menggali informasi tentang latar belakang pria tersebut.

The Asahi Shimbun mewartakan pada Sabtu (11/8/2018), pria yang tidak disebutkan namanya itu ditahan pada awal bulan ini. Dia dikabarkan berusia setengah baya.

Namun, pemerintah belum menjelaskan mengenai bagaimana pria tersebut bisa masuk ke negara tertutup dan alasan penahanannya.

Muncul kekhawatiran mengenai kemungkinan pria itu dituduh sebagai mata-mata.

Baca juga: Korea Utara Bebaskan Seorang Pria Korsel yang Menerobos Perbatasan

Sejauh ini, Kemenlu Jepang memasukkan Korea Utara sebagai negara yang harus dihindari oleh penduduknya.

"Sementara berupaya memastikan keselamatan pria menjadi prioritas utama, ada kemungkinan Korea Utara menggunakan penahanan pria itu sebagai kartu dalam negosiasi dengan Jepang," ujar seorang sumber pemerintah.

Insiden penahanan terjadi ketika kedua negara berupaya mengatur pertemuan antara Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Keduanya diharapkan membahas masalah penculikan warga negara Jepang yang diculik oleh Korea Utara pada beberapa dekade lalu.

Pembicaraan mengenai uji coba rudal balistik Kora Utara dan pengembangan senjata nuklir masuk dalam agenda pertemuan.

Baca juga: Kini Giliran Australia Desak Korea Utara Kembalikan Kerangka Tentara

Seperti diketahui, pada 15 September 2017, Korea Utara kembali menembakkan rudal ke arah timur melewati wilayah udara Hokkaido, Jepang utara dan jatuh di Samudera Pasifik.

Sebelumnya, rudal jarak menengah Hwasong-12, juga ditembakkan oleh Korea Utara melewati Jepang.

Rudal terbang melintasi wilayah udara Jepang dan jatuh di Samudera Pasifik hingga memicu kepanikan warga di Jepang utara, pada 3 September 2017.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X