Paspor Hilang di Pesawat, Pasangan Ini Dipulangkan 30 Menit Usai Mendarat

Kompas.com - 03/07/2018, 20:36 WIB
Ilustrasi paspor Inggris.Shutterstock Ilustrasi paspor Inggris.

PORTSMOUTH, KOMPAS.com - Pasangan asal Inggris yang sedang dalam melakukan liburan ke luar negeri dipaksa kembali ke negaranya, hanya 30 menit setelah mereka tiba di negara tujuan.

Melansir dari Daily Mirror, Lewis Mundy dan Kimberly Floyd yang berusia 27 tahun memutuskan menjadikan Yunani sebagai negara tujuan dalam liburan ke luar negeri pertama mereka.

Pasangan tersebut terbang menggunakan jasa agen wisata TUI. Sesaat setelah menaiki pesawat, keduanya menaruh paspor mereka ke dalam kantong majalan yang ada di depan tempat duduk mereka.

Pesawat pun berangkat ke Yunani. Setelah mendarat, para penumpang segera turun, begitu pula dengan Lewis dan Kimberly.

Nahas, keduanya melupakan paspor mereka di dalam pesawat.

Baca juga: Paspor Hilang, Pria Lebanon Telantar di Bandara Ekuador Selama 42 Hari

Mereka pun bergegas kembali ke terminal kedatangan dan berusaha masuk kembali ke dalam pesawat. Namun keduanya dicegah oleh petugas dan dilarang kembali masuk ke pesawat.

Setelah menjelaskan permasalahannya kepada petugas, staf penerbangan membantu mencari paspor yang tertinggal.

Akan tetapi setelah mencoba mencari berulang kali, sesuai dengan arahan yang disampaikan Lewis, staf tersebut mengatakan tidak dapat menemukan paspor yang dimaksud.

Karena keduanya tidak memegang paspor mereka, otoritas Yunani mengatakan tidak dapat membiarkan keduanya memasuki negara itu.

Petugas lantas memerintahkan pasangan asal Portsmouth itu untuk kembali berkemas dan menaiki penerbangan kembali ke Inggris dalam waktu 30 menit.

Pihak penerbangan juga menolak mengganti jadwal penerbangan sehingga keduanya harus merelakan uang 1.400 poundsterling (sekitar Rp 26,4 juta) yang telah mereka pakai untuk penerbangan liburan tersebut.

Lewis mengaku hal itu menjadi pengalaman terburuknya. "Kami naik pesawat untuk ke Yunani. Kami seharusnya sedang berjemur di Yunani."

"Tidak ada yang tahu di mana paspor kami, kami tidak mendapat bantuan dan juga tidak mendapat kompensasi. Kami telah melakukan yang kami bisa dan tidak ada yang peduli," kata Lewis.

Baca juga: Paspor Jepang Paling Kuat di Dunia, Bagaimana Indonesia?

Juru bicara TUI mengatakan, turut menyesalkan pengalaman buruk yang dialami pasangan itu. Namun mereka mengatakan telah membantu semaksimal mungkin.

"Karena mereka tidak membawa paspor mereka tidak diizinkan masuk ke negara itu dan harus diterbangkan kembali ke Inggris."

"Pencarian di pesawat sudah dilakukan secara menyeluruh namun kami mengkonfirmasi paspor mereka tidak ditemukan," kata juru bicara tersebut.

Pihaknya turut mengingatkan kepada pelanggan untuk selalu memastikan agar tidak meninggalkan barang pribadi mereka di pesawat dan bertanggung jawab terhadap barang pribadi mereka setiap saat.



Terkini Lainnya

Kisah Pengembangan dan Kiprah Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Kisah Pengembangan dan Kiprah Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Internasional
Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional

Close Ads X