Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/07/2018, 15:36 WIB
|

Namun, pada 2017 nama Halili muncul dalam daftar para pejabat yang didugua mengedarkan narkoba milik Presiden Rodrigo Duterte.

Setelah namanya muncul dalam daftar itu, wewenang Halili atas kepolisian setempat dilucuti. Namun, dia selalu membantah terlihat pengedaran narkoba.

Bahkan saat itu Halili menegaskan, jika polisi menemukan kaitan antara dirinya dan narkoba maka dia bersedia mundur dari jabatan lalu diarak di depan publik.

Baca juga: 13 Orang Pengedar Narkoba di Filipina Tewas Ditembak Polisi

Sementara itu, Kepala Kepolisian Nasional Oscar Albayalde menjelaskan, penyidik tengah berusaha memastikan apakah kematian Halili terkait dengan kampany anti-narkoba yang dilakukannya.

Sejak Duterte menjadi presiden pada 2016, lenbih dari 4.200 orang tersangka pengedar narkoba tewas dalam baku tembak dengan polisi.

Tingginya angka korban tewas ini mendapatkan perhatian khusus dari berbagai organisasi HAM, negara-negara Barat, dan badan HAM PBB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber SCMP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.