Tikus di India Gerogoti Uang Rp 250 Juta dalam Mesin ATM

Kompas.com - 20/06/2018, 11:30 WIB
Uang di dalam mesin ATM milik Bank Negara India (BSI) dirusak oleh tikus. (Twitter/Ketan Kundaliya) Uang di dalam mesin ATM milik Bank Negara India (BSI) dirusak oleh tikus. (Twitter/Ketan Kundaliya)

TINSUKIA, KOMPAS.com - Insiden aneh terjadi di distrik Tinsukia, Assam, India, dan langsung menjadi viral di media sosial, ketika tikus-tikus diketahui menggerogoti uang dalam mesin ATM.

Jumlah uang kertas yang rusak akibat gigitan tikus mencapai 1,2 juta rupee atau sekitar Rp 250 juta.

Menurut keterangan polisi, Bank Negara India (SBI) mengeluhkan salah satu mesin ATM tidak berfungsi selama 12 hari.

Baca juga: Saat Selfie, Pria di India Malah Tercekik Lilitan Ular Piton


"ATM tidak bisa mengeluarkan uang tunai," kata inspektus polisi Tinkusia, Prakash Sonowal, seperti dilansir dari Hindustan Times, Rabu (10/6/2018).

Pada 20 Mei 2018, bank mendapat laporan adanya ATM yang kehabisan uang kertas. Padahal, pihak bank yakin mesin ATM tersebut masih terdapat uang kertas.

Pada 11 Juni 2018, tim teknis memperbaiki ATM dan mereka terkejut ketika menemukan yang uang kertas pecahan 2.000 rupee dan 500 rupee dalam keadaan terpotong-potong.

Polisi meyakini, tikus masuk ke mesin melalui celah lubang kecil untuk kabel.

"Bangkai tikus ditemukan di antara uang kertas yang robek," kata pejabat kantor polisi Sijuguri.

Dia menambahkan, petugas bank berhasil menyelamatkan uang kertas lainnya senilai 1,7 juta rupee atau Rp 350 juta yang masih tersimpan di ATM.

"Kami belum menemukan keterlibatan pejabat bank atau orang luar manapun," kata pejabat polisi.

Baca juga: Kerap Cekcok Gara-gara Sampah, Pria di India Bunuh Tetangganya

Foto-foto uang kertas rusak di dalam ATM telah menjadi viral di Facebook dan Twitter.

"Lihat, tikus-tikus sedang demonetisasi untuk kepentingan mereka," kicau seorang warganet.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Internasional
Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
Beralasan 'Menanti Kiamat', Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Beralasan "Menanti Kiamat", Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X