3.000 Warga Indonesia Shalat Ied di IMAAM Center Virginia, AS - Kompas.com

3.000 Warga Indonesia Shalat Ied di IMAAM Center Virginia, AS

Kompas.com - 16/06/2018, 09:08 WIB
Sekitar 3.000 warga Muslim Indonesia di Washington DC, Maryland, dan Virginia menunaikan ibadah shalat Idul Fitri di NOVA Community College Annandale Campus, Annandale, Virginia, Jumat (15/6/2018).KBRI WASHINGTON DC Sekitar 3.000 warga Muslim Indonesia di Washington DC, Maryland, dan Virginia menunaikan ibadah shalat Idul Fitri di NOVA Community College Annandale Campus, Annandale, Virginia, Jumat (15/6/2018).

KOMPAS.com -  Sekitar 3.000 warga Muslim Indonesia dari Washington DC, Maryland, Virginia, Amerika Serikat, menunaikan ibadah shalat ied, Jumat (15/6/2018) waktu setempat.

Ibadah tersebut diselenggarakan oleh IMAAM (Indonesian Muslim Association in America) Center, yang berlokasi di NOVA Community College Annandale Campus, Annandale, Virginia.

Hadir di antara ribuan warga tersebut, Duta Besar RI untuk AS, Budi Bowoleksono, beserta istri Reshanty Bowoleksono.

Presiden IMAAM, Bagus Adiyanto menjelaskan, pemilihan lokasi tersebut untuk memudahkan para jamaah melaksanakan prosesi shalat.

Baca juga: Melihat Suasana Idul Fitri di Roma

Hal ini mengingat kapasitas Masjid IMAAM Center tidak akan bisa menampung ribuan jamaah.

Di samping itu, luasnya lokasi shalat juga dapat menyelesaikan persoalan parkir kendaraan milik para jamaah.

Bertindak sebagai Imam dan Khatib Sheikh Rashid Lamptey, anggota FAITH -Fredericksburg Interfaith Leaders,  Interfaith Community Council.

lamptey selama ini dikenal memiliki perhatian pada upaya-upaya mempersempit jurang pemisah antar-penganut agama dan kepercayaan.

Baca juga: Shalat Ied di Kota Pembukaan Piala Dunia 2018

Dalam khotbahnya, Khatib menekankan pentingnya cinta dalam memaknai ied karena Idul Fitri merupakan momen kebahagiaan dan suka cita.

Seperti dikutip dalam siaran pers KBRI Washington DC, disebutkan, hanya dengan cinta yang sesungguhnya, suatu komunitas bisa maju dan berkembang.

Dia juga menyampaikan, manisnya iman hanya bisa dirasakan oleh Muslim yang menghiasi imannya dengan cinta.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Close Ads X