Media Korut Tak Beritakan Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un

Kompas.com - 12/06/2018, 20:14 WIB
Seorang warga Korea Utaara membaca edisi terbaru harian Rodong Sinmun yang menampilkan sedert foto Kim Jong Un sedang berjalan-jalan di Singapura, Senin (11/6/2018). AFP/ED JONES Seorang warga Korea Utaara membaca edisi terbaru harian Rodong Sinmun yang menampilkan sedert foto Kim Jong Un sedang berjalan-jalan di Singapura, Senin (11/6/2018).

PYONGYANG, KOMPAS.com - Di saat jutaan mata di seluruh dunia tertuju ke Singapura menanti hasil pertemuan bersejarah Presiden AS Donald Trump dan Kim Jong Un, hal berbeda terjadi Korea Utara.

Pertemuan kedua pemimpin tersebut sama sekali tak dipublikasikan berbagai media massa Korea Utara.

Hingga Selasa malam, media Korea Utara sama sekali tak memberitakanpertemuan di mana Kim Jong Un berjanji akan melakukan denuklirisasi dan Trump berjanji mengakhiri latihan militer bersama Korea Selatan.

Baca juga: Tak Semua Senang dengan Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un

Di Korea Utara, di mana semua media lokal adalah milik pemerintah, berbagai kabar biasanya baru dipublikasikan sehari setelah peristiwa itu terjadi.

Alhasil, sebagian besar rakyat negeri itu sama sekali tak menyadari Korea Utara baru saja melalui sebuah perhelatan politik selama terpenting selama beberapa tahun terakhir.

Pada Selasa (12/6/2018),media Korea Utara malah mengangkat berita soal hari nasional Filipina, hari nasional Rusia, dan berbagai kegiatan rakyat.

Demikian buletin berisi rangkuman berita media lokal yang dihimpun kantor berita Korea Utara, KCNA.

Satu-satunya berita terkait Kim Jong Un adalah kegiatan sang pemimpin pada Senin (11/6/2018) malam, saat dia menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan di Singapura.

Di halaman depan harian Rodong Shinmun terbitan Selasa, terdapat sejumlah foto Kim Jong Un berkunjung ke Sky Park di Marina Bay Sands, Great Flower Gadern dan pelabuhan Singapura.

"Menikmati pemandangan kota dari dek obserbasi di gedung Marina Bay Sands," demikian dikabarkan kantor berita KCNA.

"Beliau mengatakan, Singapura amat bersih dan indah serta setiap gedung memiliki gaya sendiri," masih KCNA.

"Beliau menambahkan akan belajar banyak dari pengetahuan dan pengalaman Singapura di berbagai bidang," lanjut KCNA.

Pada Senin, warga Korea Utara bisa menyaksikan kedatangan Kim Jong Un di Singapura lewat sebuah layar raksasa di luar sebuah stasiun kereta api di Pyongyang.

Ratusan warga menyaksikan saaat Kim Jong Un turun dari pesawat Air China dan bersalaman dengan PM Singapura Lee Hsien Loong.

Baca juga: RI Berharap Pertemuan Trump dan Kim Jong Un Ciptakan Perdamaian Dunia

Hal yang sama terjadi saat Kim Jong Un bertemu Presiden Korsel Moon Jae In di Panmunjom pada April lalu.

Berita pertemuan yang oleh KCNA disebut bersejarah dan sebuah perkembangan baru itu baru dinikmati rakyat Korea Utara sehasi kemudian.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional
Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Internasional

Close Ads X