Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/05/2018, 17:06 WIB
|

BEIJING, KOMPAS.com - Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Sichuan Airlines terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah jendela kokpit terlepas di tengah penerbangan.

Pesawat milik maskapai penerbangan Sichuan Airlines sedang dalam perjalanan dari kota Chongqing menuju Lhasa pada Senin (14/5/2018) pagi, ketika insiden itu terjadi.

Akibatnya, pesawat dengan penerbangan 3U8633 itu terpaksa mendapat di bandara Shuangliu, Chengdu pada pukul 07.42 waktu setempat.

Akibat insiden itu panel kontrol pesawat mengalami kerusakan. Sementara sang kopilot mengalami luka di wajah dan cedera di bagian punggungnya.

Baca juga: Mesin Berasap, Pesawat Maskapai Delta Airlines Mendarat Darurat

Seorang kru kabin juga mengalami luka ringan setelah pesawat itu tiba-tiba kehilangan ketinggian saat insiden tersebut terjadi.Demikian pernyataan otorita penerbangan sipil setempat.

Dalam video yang diunggah ke media sosial terlihat masker oksigen sudah keluar di kabin penumpang saat pesawat kehilangan ketinggian.

Tak ada penumpang yang terluka akibat peristiwa ini dan mereka bisa melanjutkan penerbangan ke Lhasa pada pukul 11.00 waktu setempat. Demikian manajemen Sichuan Airlines.

Seorang penumpang perempuan mengatakan kepada harian Beijing Youth Daily bahwa insiden itu terjadi satu jam setelah pesawat lepas landas.

"Sejumlah penumpang sudah menangis, beberapa lainnya muntah-muntah, dan merasa pusing," kata penumpang itu.

"Kami tak tahu apa yang terjadi pada piloy. Yang jelas kami berterima kasih karena dia bisa mendaratkan kami dengan selamat. Kami mengkhawatirkan kondisinya," tambah perempuan tersebut.

Baca juga: Southwest Airlines Mendarat Darurat akibat Kerusakan Mesin

Sebuah blog penerbangan menyebut, sang pilot pasti mengalami kesulitan besar saat mendaratkan pesawat Airbus A319 itu.

Apalagi setelah jendela kokpit lepas maka suhu di kokpit akan turun dengan cepat, ditambah embusan angin kencang, dan beberapa peralatan tak berfungsi normal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber SCMP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.