Air India Kena Turbulensi, 3 Penumpang Luka dan Panel Jendela Terlepas

Kompas.com - 23/04/2018, 13:54 WIB
Sebuah Boeing 787 Dreamliner milik maskapai penerbangan Air India. WikipediaSebuah Boeing 787 Dreamliner milik maskapai penerbangan Air India.
|

NEW DELHI, KOMPAS.com — Sebuah pesawat milik maskapai Air India yang terbang dari Amritsar menuju New Delhi pada Kamis (19/4/2018) terkena turbulensi yang berakibat cederanya tiga penumpang.

Selain melukai tiga penumpang, turbulensi itu juga membuat salah satu panel jendela terlepas dan "masker" oksigen sudah terlepas dari langit-langit kabin penumpang.

Pesawat Boeing 787 Dreamliner itu mengalami turbulensi selama 10-15 menit saat sedang memasuki fase "mendaki" dari ketinggian 8.000 kaki (2.400 meter) ke 21.000 kaki (7.000 meter).

" Turbulensi yang dialami AI 462 (nomor penerbangan) sangat kuat sehingga kepala penumpang yang tak mengenakan sabuk pengaman menghantam langit-langit kabin saat terjadi guncangan," demikian keterangan sejumlah sumber seperti dikutip harian The Times of India.

Baca juga: Penumpang Terkena Serangan Jantung, Pesawat Air India Mendarat Darurat

"Alhasil tiga orang mengalami cedera ringan. Selain itu, panel bagian dalam jendela (18-A) terlepas. Jendela di sisi luar tidak pecah dan tidak ada kekurangan tekanan udara di dalam kabin. Penumpang amat ketakutan," tambah sumber itu.

Sejumlah kantong oksigen juga terlepas dari langit-langit kabin penumpang saat turbulensi terjadi. Bahkan langit-langit di atas kursi 12-U mengalami keretakan.

Setelah mendarat dengan selamat di New Delhi, ketiga penumpang yang terluka langsung dibawa ke rumah sakit.

"Respons segera kami adalah membawa ketiga penumpang yang cedera ke rumah sakit. Seorang penumpang yang kepalanya menghantam langit-langit kabin mendapat jahitan," ujar seorang petinggi Air India.

"Dua penumpang lainnya hanya mengalami cedera ringan dan setelah mendapatkan perawatan langsung melanjutkan penerbangan. Penumpang yang mendapat jahitan juga diizinkan melanjutkan perjalanan," tambah pejabat itu.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) India langsung menggelar penyelidikan begitu Boeing 787 tersebut mendarat.

Baca juga: Reaksi Cepat Pilot Air India, Cegah Tabrakan Antara Dua Pesawat

Sebuah analisis teknis awal menyimpulkan, tidak terjadi kerusakan struktur pesawat akibat turbulensi yang kuat tersebut.

"Kami ingin memahami apa yang sebenarnya terjadi saat turbulensi itu. Investigasi untuk mengungkap hal ini sedang dilakukan. Tampaknya tindakan pilot dan kabin kru dalam menangani masalah ini sudah benar," kata Harpreet AD Singh, Kepala Bidang Keselamatan Penerbangan Air India.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X