"Begini Rasanya Berada di Darat Saat Serangan Udara Terjadi" - Kompas.com

"Begini Rasanya Berada di Darat Saat Serangan Udara Terjadi"

Kompas.com - 17/04/2018, 21:22 WIB
Foto yang diambil dari rekaman video ini memperlihatkan sebuah sepeda motor terpelanting ketika bom akibat serangan udara jatuh tak jauh dari sepeda motor itu.YouTube/Mirror Foto yang diambil dari rekaman video ini memperlihatkan sebuah sepeda motor terpelanting ketika bom akibat serangan udara jatuh tak jauh dari sepeda motor itu.

KOMPAS.com — Sekumpulan rekaman video menggambarkan bagaimana rasanya berada di daratan saat serangan udara menghantam muncul di media sosial.

Video ini dirilis di pekan yang sama usai AS dan sekutunya melakukan serangan udara terhadap sejumlah lokasi yang diyakini merupakan tempat pengembangan senjata kimia Suriah.

Potongan video pertama terjadi di kota Mosul, Irak, pada 2016. Dalam video itu terlihat sejumlah warga tengah berjalan kaki di sebuah ruas jalan saat sebuah bom menghantam sebuah masjid yang terletak beberapa meter dari mereka.

Saat itu, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bom tersebut dilepaskan oleh jet-jet tempur koalisi pimpinan Amerika Serikat.

Baca juga: Foto Satelit Tunjukkan Kondisi Target Pasca-serangan Udara AS di Suriah

Dalam sebuah video yang direkam harian The New York Times di Ghouta Timur pada 19 dan 21 Februari memperlihatkan sejumlah orang dengan tubuh berselimut debu melarikan diri dari sebuah minibus beberapa saat sebelum bom menghantam.

Sekelompok orang itu berlarian dan berlindung di belakang mobil itu sambil berteriak-teriak saat bom jatuh beberapa meter dari mobil tersebut.

Potongan video lain menggambarkan situasi di Kafr Zita, Suriah, pada 2017 yang memperlihatkan beberapa orang berlari melintasi sebuah lapangan dan pepohonan saat terdengar suara tembakan yang membuat mereka harus merebahkan diri di tanah.

Rekaman berikutnya berasal dari kota Douma, Suriah, pada tahun yang sama. Video yang diambil dari dalam sebuah gedung itu memperlihatkan debu beterbangan di jalanan sementara sirene peringatan serangan udara terdengar di kejauhan.

Orang yang merekam kejadian tersebut tampak amat ketakutan terlihat dari rekamannya yang bergoyang kencang karena dilakukan sambil berlari mencari perlindungan.

Di antara rekaman-rekaman itu terdengar suara sang narator menceritakan kejadian-kejadian mengerikan tersebut.

"Kita sering melihat serangan udara dan peluncuran roket berkilo-kilometer jauhnya dari sasaran. Atau di atas kepala, tetapi tak terlihat atau melihatnya dari jarak yang aman," kata si narator.

"Kita melihatnya dengan penuh kekaguman, tetapi tak merasakan kengeriannya," tambah dia.

"Sebab, konflik Suriah selama ini direkam dalam sebuah dokumenter yang bagus. Kini kita mengalami pengalaman baru, seperti apa rasanya mengalami serangan udara."

Baca juga: Akhirnya, AS Gelar Serangan Udara terhadap Suriah

Pada Sabtu (14/4/2018), Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis menembakkan lebih dari 100 misil ke sejumlah sasaran di Suriah.

Serangan udara itu dilakukan sebagai respons atas dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan militer Suriah di kota Douma pada Sabtu (7/4/2018).


Komentar

Terkini Lainnya

KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi 'Presidential Threshold'

KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi "Presidential Threshold"

Nasional
Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Internasional
'Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan'

"Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan"

Regional
Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Edukasi
CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional
Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Regional

Close Ads X