Diprotes Warga, Tugu Peringatan Perang Dunia II Batal Diresmikan

Kompas.com - 20/03/2018, 17:36 WIB
Foto ini memperlihatkan sekelompok prajurit Jerman yang ditangkap pasukan Selandia Baru dalam pertempuran Monte Cassino yang berlangsung pada Januari-Mei 1944. Dalam pertempuran brutal itu 70.000 prajurit dari pihak Sekutu dan Jerman tewas atau terluka. Bundesarchiv/WikipediaFoto ini memperlihatkan sekelompok prajurit Jerman yang ditangkap pasukan Selandia Baru dalam pertempuran Monte Cassino yang berlangsung pada Januari-Mei 1944. Dalam pertempuran brutal itu 70.000 prajurit dari pihak Sekutu dan Jerman tewas atau terluka.
|

ROMA, KOMPAS.com - Peresmian sebuah tugu peringatan untuk menghormati semua tentara yang gugur dalam Perang Dunia II ditunda karena protes publik.

Tugu peringatan dibuat di kota Cassino, Italia itu ditujukan untuk menghormati semua prajurit yang gugur baik dari pihak Nazi maupun Sekutu.

Asosiasi pemilik hotel di kota Cassino awalnya akan meresmikan tugu peringatan tersebut pada Minggu (18/3/2018) di Gua Foltin, di kaki gunung Monte Cassino.

Pada 1944, terjadi pertempuran sengit di Monte Cassino yang amat brutal dengan 55.000 prajurit sekutu tewas dan terluka sementara di pihak Jerman korban jatuh sebanyak 20.000 orang.

Baca juga : Rusia Peringati 75 Tahun Kemenangan di Pertempuran Stalingrad

"Untuk mengenang dan menghormati para prajurit dari semua negara yang menjadi korban pertempuran Monte Cassino yang brutal serta seluruh korban sipil Perang Dunia II," demikian teks yang tersemat dalam bahasa Inggris, Jerman, dan Italia di tugu peringatan tersebut.

Namun, Asosiasi Partisan Nasional Italia (ANPI) mengecam rencana tersebut dan menyebutnya sebagai sebuah penodaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tugu peringatan ini menyetarakan pasukan yang berjuang untuk membebaskan Italia dari pendudukan Hitler dengan pasukan yang melakukan kejahatan dan penindasan terhadap warga Italia," demikian ANPI seperti dikutip Deutsche Welle.

Sementara itu, presiden wilayah Lazio tempat kota Cassino berada, Nicola Zingaretti meminta agar penggagas tugu peringatan menghormati sejarah dan kenangan warga.

"Ini sebuah sikap yang memberi luka terhadap kenangan perang pembebasan dan penghinaan terhadap sejarah," kata Zingaretti lewat akun Twitter-nya.

Sementara senator Maria Spilabotte menyebut rencana peresmian tugu itu akan menjadi tamparan keras terhadap martabat kota tersebut.

Baca juga : Pertempuran Incheon, Sebuah Mahakarya Strategi Perang

Namun, Robert Molle dari asosiasi Pertempuran Cassino menjelaskan, tugu peringatan itu akan menjadi sebuah simbol deskriptif yang memberikan informasi kepada para turis terkait lokasi-lokasi penting pertempuran bersejarah itu.

"Sama sekali tak ada tujuan politis dari rencan ini," ujar Molle.

Sedangkan wali kota Cassino, Maria D'Allesandro justru mendukung protes warga dan menentang semua inisiatif yang mengganggu kenangan dan sensitifitas kota Cassino.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.