Lecehkan Tiga Gadis Kenalannya, Pria Ini Dipenjara 7 Tahun

Kompas.com - 08/03/2018, 18:48 WIB
Halte bus. ThinkstockHalte bus.

CANBERRA, KOMPAS.com - Seorang pria di Kota Canberra, Australia berteman dengan sekelompok gadis remaja sebelum menyerang mereka secara seksual.

Akibat perbutannya itu, pria tersebut akan menghabiskan setidaknya lima tahun masa hidupnya di balik jeruji besi.

Sunil Premanath Batagoda (62) mengaku bersalah atas empat tuduhan melakukan hubungan seksual dengan anak di bawah usia 16 tahun dan satu tuduhan melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap seseorang yang berusia di bawah 16 tahun.

Batagoda pertama kali bertemu dengan tiga orang gadis itu di sebuah halte bus di pusat kota Canberra pada Agustus 2016.

Baca juga : Pelaku Pelecehan Seksual Anak di Turki Dihukum Penjara 572 Tahun

Dia kemudian mengantarkan mereka pulang setelah ketiga gadis itu meminta uang untuk membayar ongkos bus.

Setelah itu, Batagoda secara teratur menjemput gadis-gadis berusia 14 dan 15 tahun tersebut dari pesta, pusat kota atau rumah mereka dan mengantar mereka berkeliling.

Dia juga selalu memberi uang dan membelikan para gadis remaja itu obat-obatan terlarang dan alkohol.

Kemudian, Batagoda beberapa kali melakukan serangan seksual terhadap gadis-gadis tersebut dan perbuatan itu hampir selalu di kediamannya.

Pengacara yang membela Batagoda mencoba mencari celah dengan mengatakan kliennya tidak memiliki riwayat kriminal dan merupakan "orang yang sedih dan kesepian".

Dia mengatakan kepada pengadilan tindakan korban dalam menerima bantuan dari pelaku juga harus diperhitungkan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X