Kompas.com - 05/03/2018, 19:51 WIB

BIRMINGHAM, KOMPAS.com - Sebuah layanan jasa ambulans di Inggris mendapat surat pemberitahuan denda hampir mencapai 900 poundsterling (sekitar Rp 17 juta) setiap hari. Denda tersebut lantaran mobil ambulans yang menggunakan jalur khusus bus.

Dilansir dari Metro.co.uk, Jasa Layanan Ambulans West Midlands mengaku menerima hingga 15 surat denda per hari karena menggunakan jalur khusus bus di dekat rumah sakit Heartlands di Bordesley Green.

Juru bicara West Midlands pun menyebut Dewan Kota Birmingham telah bertindak tidak benar secara moral.

Mereka juga mengaku tidak pernah mendapat penjelasan terkait kamera pengawas yang terpasang di jalur khusus bus.

Baca juga: Arab Saudi Siapkan Aturan Denda hingga Rp 18 Juta bagi Perokok

"Perusahaan sangat kecewa tentang ambulans yang menyalakan lampu biru mendapat denda karena menggunakan jalur khusus bus di dekat rumah sakit besar di kota," kata juru bicara tersebut.

"Kami menerima antara 10 hingga 15 pemberitahuan denda setiap harinya karena ambulans kami yang menggunakan jalur khusus bus."

"Salah satunya saat petugas medis menyalakan lampu biru dan sedang membawa pasien gadis 16 tahun yang mengalami gangguan pernapasan," tambah pernyataan juru bicara West Midlands.

Meski mendapat kritikan, namun Dewan Kota Birmingham tetap bergeming dan mengatakan keputusan denda untuk kendaraan ambulans akan tetap dilanjutkan.

Menurut mereka, kamera pengaman jalur bus adalah alat yang penting untuk membantu kota ini tetap bergerak.

Baca juga: Masuk Masjid di Saudi dalam Keadaan Bau Badan Bakal Dikenai Denda

"Jika kendaraan darurat tidak menyalakan lampu biru berarti tidak dalam keadaan darurat dan mereka tidak berhak melaju di jalur bus," kata juru bicara Dewan Kota Birmingham.

"Siapa pun yang merasa telah mendapat surat denda secara tak adil tetap berhak mengajukan banding."

"Kami menyadari adanya masalah dengan Jasa Ambulans West Midlands dan kami sedang bekerja sama untuk menanganinya," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.