Abelia, Pelajar Indonesia Peraih 12 Beasiswa ke Luar Negeri Berbagi Rahasia

Kompas.com - 04/03/2018, 13:53 WIB
Abel kini sedang mengenyam pendidikan S3 di Tilburg University, Belanda (Foto by Abelia) dok. AbeliaAbel kini sedang mengenyam pendidikan S3 di Tilburg University, Belanda (Foto by Abelia)

KOMPAS.com - Abelia Anggi Wardani masih berusia 29 tahun pada akhir tahun 2018 ini. Namun prestasinya di dunia akademik terbilang gemilang.

Abel yang tengah menjalani tahun ketiganya dalam program doktoral di Departemen Kajian Budaya, Tilburg University, Belanda, tercatat mendapatkan 12 beasiswa sejak perkuliahan S1-nya di Universitas Indonesia dan Université d’Angers, France (double degree).

Deretan beasiswa tersebut adalah:

1. PhD visiting fellowship at Center for South East Asian Studies
2. Sydney University, NISIS (Netherlands School of Islamic Studies) Sarajevo Spring School grant
3. LPDP
4. Frans Seda Foundation Research Fellowship
5. Orange Tulip Scholarship from Tilburg University
6. Beasiswa Unggulan Bourse du Gouvernement Français
7. Kementrian Pendidikan Perancis
8. Travel Grant Kementrian Pendidikan Indonesia
9. Mayapada Bank Scholarship
10. Outstanding Student Competition Winner Scholarship
11. Supersemar
12. Peningkatan Prestasi Akademik (PPA)

Dari ke-12 beasiswa itu, dia tengah menjalani program doktoral dengan beasiswa dari dalam negeri.

“Saat ini yang membiayai program doktor ini adalah LPDP," ungkap Abel, panggilan akrabnya.

Untuk bisa mendapatkan beasiswa, lanjut Abel, kuncinya adalah memberanikan diri untuk mendaftar.

"Banyak dari teman-teman yang bertanya kepada saya, 'gimana caranya sih Bel dapat beasiswa?',” katanya.

Tapi kadang pertanyaan tersebut tidak disertai dengan tekad bulat dan usaha-usaha awal untuk mendapatkan informasi mengenai cara mendapatkan beasiswa. Sekadar berhenti di tahap ’ingin’ saja.

Padahal, lanjut dia, perjalanan mendapatkan beasiswa juga harus melalui tahap up and down.

"Kita harus berusaha memantaskan diri, persiapkan sejak dini, dan kemampuan-kemampuan yang mutlak harus dimiliki jika ingin mendaftar beasiswa, isalnya seperti kemampuan berbahasa asing, serta nilai IPK yang baik," tuturnya.

Latihan bahasa

Untuk kemampuan berbahasa Inggris, Abel mengatakan, penguatan bahasa tidak boleh berhenti hanya untuk tujuan lulus IELTS ataupun TOEFL.

Pasalnya, menurut dia, ketika akhirnya sudah berhasil mendapatkan beasiswa dan menginjakkan kaki ke kampus impian, seseorang kita akan dihadapkan pada kenyataan bahwa kemampuan untuk berbicara bahasa asing adalah sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi.

Ketika perkuliahan sudah mulai, para pelajar akan diminta menulis banyak makalah, esai, berdiskusi kelompok dengan teman-teman dari berbagai macam latar belakang, ujian, dan menulis tesis ataupun disertasi.

"Jadi, latih kemampuan berbahasa asing dari sedini mungkin, persisten dalam belajar, meskipun hanya sepuluh menit sehari. Coba biasakan untuk membaca, berbicara, dan menulis dalam bahasa tersebut, karena kunci belajar bahasa adalah latihan yang terus menerus," tuturnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X