Upaya Pencarian MH370 Dijadwalkan Berakhir Pertengahan Juni

Kompas.com - 04/03/2018, 13:10 WIB
Keluarga penumpang pesawat MH370 menangis dalam acara peringatan hilangnya pesawat tersebut di Kuala Lumpur, Sabtu (3/3/2018). AFP/MANAN VATSYAYANAKeluarga penumpang pesawat MH370 menangis dalam acara peringatan hilangnya pesawat tersebut di Kuala Lumpur, Sabtu (3/3/2018).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Proses pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang kembali digelar sejak bulan Januari lalu dijadwalkan berakhir pada pertengan Juni mendatang. Meski hingga kini, belum ada tanda-tanda keberadaan pesawat yang hilang empat tahun lalu itu.

Pernyataan tersebut disampaikan otoritas Malaysia dalam peringatan empat tahun hilangnya pesawat MH370 pada Sabtu (3/3/2018).

Kepala Penerbangan Sipil Malaysia, Azharuddin Abdul Rahman mengatakan, pencarian yang dimulai kembali setelah sempat dihentikan pada Januari tahun lalu itu, dijadwalkan berlangsung maksimal selama 90 hari.

Baca juga: Kapal Canggih Diberangkatkan untuk Memulai Kembali Pencarian MH370

Namun lama pencarian kemungkinan bisa bertambah beberapa pekan karena kapal dan tim pencari harus sesekali berlabuh untuk mengisi bahan bakar. Sehingga diperkirakan pencarian akan berlangsung sampai pertengahan bulan Juni mendatang.

"Semoga dalam pencarian kali ini kita bisa mengetahui lokasi MH370," kata Azharuddin di hadapan keluarga penumpang pesawat yang hilang, dilansir AFP.

Pesawat milik maskapai Malaysia Airlines MH370 yang membawa 239 penumpang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China tersebut hilang pada 8 Maret 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upaya pencarian telah dilakukan di area seluas 120.000 kilometer persegi, yang tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah penerbangan.

Namun tidak ada tanda-tanda ditemukannya pesawat membuat upaya pencarian sempat dihentikan pada Januari 2017. Keputusan penghentian pencarian menimbulkan kekecewaan dari para keluarga korban.

Pencarian kembali dilakukan setelah sebuah perusahaan eksplorasi AS, Ocean Infinity mengajukan penawaran dengan perjanjian "no find, no fee", yang berarti hanya akan menuntut pembayaran jika proses pencarian membuahkan hasil.

Sebuah kapal eksplorasi bawah laut yang dilengkapi kapal selam nirawak berteknologi tinggi diberangkatkan pada Januari lalu, menuju wilayah di utara area pencarian sebelumnya.

Baca juga: Ada Uang Rp 910 Miliar, Jika Bangkai MH370 Ditemukan dalam 90 Hari

Hingga akhir Februari, upaya pencarian tahap kedua ini telah menjelajahi area sekitar 8.200 kilometer persegi, yang diduga kuat menjadi lokasi hilangnya pesawat. Namun tetap belum ada tanda-tanda terbaru.

Meski demikian pihak keluarga menaruh harapan pada upaya pencarian kali ini. Istri dari salah satu penumpang MH370, Jacquita Gonzales mengaku bersyukur saat mengetahui pemerintah Malaysia kembali melanjutkan upaya pencarian.

"Mereka (pemerintah) belum kehilangan keyakinan dan harapan, maka dari itu kami juga akan tidak akan menyerah," ujarnya dalam peringatan empat tahun musibah hilangnya MH370.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.