Kapal Canggih Diberangkatkan untuk Memulai Kembali Pencarian MH370

Kompas.com - 03/01/2018, 18:57 WIB
Kapal canggih konstruksi dasar laut (seabed constructor) yang akan digunakan dalam pencarian MH370. Gulf TimesKapal canggih konstruksi dasar laut (seabed constructor) yang akan digunakan dalam pencarian MH370.
|
EditorAgni Vidya Perdana

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Upaya pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 tampaknya segera dimulai kembali. Sebuah kapal peneliti dasar laut milik perusahaan eksplorasi AS dikabarkan telah diberangkatkan untuk melanjutkan pencarian.

Kapal peneliti berteknologi canggih tersebut dikelola oleh perusahaan eksplorasi AS, Ocean Infinity.

Kapal tersebut telah diberangkatkan dari Afrika Selatan menuju Samudra Hindia. Diperkirakan kapal akan tiba di zona pencarian yang baru di lepas pantai barat Australia.

Kapal jenis konstruksi dasar laut milik Norwegia yang disewa Ocean Infinity itu berangkat dari pelabuhan Durban, pada Selasa (2/1/2018) dan dijadwalkan tiba di Perth pada 7 Februari 2018.

Baca juga: No Cure No Fee, Malaysia Pilih Perusahaan AS Cari Pesawat MH370

Pemerintah Malaysia disebut belum menandatangani penawaran yang diajukan Ocean Infinity yang hanya akan meminta pembayaran jika berhasil menemukan MH370.

Wakil Menteri Transportasi Malaysia Aziz Kaprawi mengatakan, proses negosiasi telah ada pada tahap akhir.

"Mereka (Ocean Infinity) memahamai bagaimana kami sangat serius dalam menanggapi tawaran mereka," kata Kaprawi kepada AFP.

Juru bicara Ocean Infinity mengungkapkan, pihak perusahaan memberangkatkan kapal meski belum tercapai kesepakatan karena ingin memaksimalkan pencarian di cuaca terbaik selama Januari dan Februari.

Dikatakannya, diharapkan kesepakatan bisa tercapai sehingga pencarian bisa segera dimulai setelah kapal tiba di lokasi.

"Perusahaan sedang menunggu persetujuan akhir kontrak sebelum memulai pencarian," kata juru bicara itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X