Mengeluh Nyeri Haid, Perempuan Ini dan Kekasihnya Diturunkan dari Pesawat

Kompas.com - 20/02/2018, 20:32 WIB
Sebuah Airbus A380 milik maskapai penerbangan Emirates Airlines. GIUSEPPE CACACE / AFP Sebuah Airbus A380 milik maskapai penerbangan Emirates Airlines.

BIRMINGHAM, KOMPAS.com - Seorang penumpang perempuan diturunkan dari pesawat bersama kekasihnya, sesaat sebelum lepas landas setelah dia mengeluhkan nyeri haid.

Penumpang perempuan itu, Beth Evans (24) dan pacarnya, Josh Moran (26), berada dalam pesawat maskapai Emirates yang akan terbang dari bandara internasional Birmingham menuju Dubai, Sabtu (17/2/2018).

Dilansir dari Daily Mail, keduanya telah berada di dalam pesawat, namun sesaat sebelum lepas landas, Beth mengeluh kepada pacarnya, dia merasakan nyeri di bagian perut karena haid.

Keluhan itu terdengar oleh kru kabin yang lantas menanyainya tentang kondisi yang tengah dirasakan Beth.

Baca juga: Merokok, Perempuan di Selandia Baru Bikin Penerbangan Delay 2 Jam

Hasilnya, kru penerbangan memutuskan jika penumpang tersebut membutuhkan penilaian medis sebelum dapat diizinkan ikut dalam penerbangan yang akan berlangsung selama tujuh jam itu.

Namun ketika petugas medis yang tidak kunjung tiba, akhirnya kru meminta Beth dan kekasihnya untuk meninggalkan pesawat itu.

"Diturunkan dari pesawat karena nyeri haid, sungguh tidak masuk akal. Beth sampai menangis dan merasa kesal karena kru kabin yang bertanya padanya," kata Josh kepada The Sun.

"Rasanya malu karena harus menjelaskan apa yang dirasakannya saat haid dan itu bisa didengarkan banyak orang," tambahnya.

Beth Evans (24) dan pacarnya, Josh Moran (26) yang diturunkan dari pesawat sesaat sebelum lepas landas karena mengeluh nyeri haid.FACEBOOK/DAILY MAIL Beth Evans (24) dan pacarnya, Josh Moran (26) yang diturunkan dari pesawat sesaat sebelum lepas landas karena mengeluh nyeri haid.

Josh menambahkan, kru penerbangan mengatakan mereka sudah menghubungi petugas medis karena tidak bisa datang untuk memeriksa, dan mereka memberi jawaban jika Beth tidak bisa ikut dalam penerbangan.

Akibat insiden itu, keduanya harus kembali membeli tiket penerbangan lain, karena pihak maskapai menolak mengembalikan uang mereka. Mereka harus membayar hingga 250 poundsterling (sekitar Rp 4,7 juta) masing-masing untuk tiket penerbangan ke Dubai.

Peraturan penerbangan memang mengizinkan pihak maskapai menolak membawa penumpang dengan kondisi tertentu dengan kekhawatiran keadaannya dapat memburuk selama penerbangan.

"Penumpang menunjukkan tanda-tanda kesakitan dan merasa tidak nyaman. Kepada kru penumpang mengaku sedang merasa tidak enak badan."

Baca juga: Pramugari Wajib Hijab, Penerbangan AirAsia ke Aceh Dilayani Kru Pria

"Kapten pesawat kemudian membuat keputusan untuk meminta bantuan medis dan menurunkan Nona Evans agar dia bisa mendapat pertolongan segera."

"Kami tidak ingin membahayakan keselamatan Nona Evans dengan menundanya mendapatkan bantuan medis dan bisa saja kondisinya memburuk selama penerbangan," kata juru bicara maskapai Emirates.



Sumber Daily Mail
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X