Kompas.com - 30/01/2018, 13:27 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

ROSTOV, KOMPAS.com - Viktoria Kuznetsova kini harus menghabiskan masa remajanya dari balik jeruji besi penjara.

Sebab, perempuan 17 tahun asal Rostov, Rusia tersebut terbukti melakukan tindakan keji dengan sengaja membiarkan bayinya yang bernama Egor kelaparan hingga tewas.

Dilansir NTV via Daily Mirror Senin (29/1/2018), peristiwa tersebut terjadi pada 5 September 2017.

Kepada hakim Pengadilan Rostov, Kuznetsova mengaku sudah merencanakan untuk menghilangkan nyawa putranya yang masih berusia sembilan itu.

Pasalnya, Kuznetsova sejak awal tidak menginginkan adanya Egor di hidupnya, dan sempat membawa anak itu ke panti asuhan.

Namun, enam bulan kemudian, pihak panti asuhan mengembalikan Egor kembali kepada Kuznetsova. Karena itu, dia kemudian menunggu waktu yang tepat untuk membunuh bayi malang tersebut.

Baca juga : Menengok Kelaparan di Korea Utara yang Jarang Terungkap

Kuznetsova menanti hingga suaminya pergi untuk melaksanakan wajib militer, kemudian mengunci rumah, dan pergi meninggalkan bayinya begitu saja.

Selama seminggu, dia pergi berpesta dan bersenang-senang dari satu asrama ke asrama temannya yang lain.

Dia hanya sesekali pulang untuk memberi makan anjingnya. Namun, dia sama sekali tidak menengok bayinya.

Kepada teman-temannya, Kuznetsova selalu berkata bahwa anaknya dititipkan bersama bibinya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.