Kompas.com - 19/01/2018, 20:02 WIB
|
EditorErvan Hardoko

Dengan pengalaman hidupnya itu, Niklaus merasa dirinya telah menyerap dua kebudayaan, India dan Swiss.

Dia berharap bisa kembali ke India di masa depan untuk membicarakan ide-idenya terkait kerja sama "start-up" antara pemerintah Swiss dan India.

Baca juga : Ayah Lupa, Bayi Ditinggal di Mobil Selama 5 Jam hingga Tewas

Sayangnya, Niklaus tak pernah bisa melacak keberadaan ibu kandungnya, Anasuia.

Sehingga satu-satunya jalan untuk mengenang sang ibu adalah memberikan nama Anasuia untuk putrinya.

"Saya berterima kasih kepada ibu atas kesuksesan saya sekarang ini," kata Niklaus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Gulf News
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.