Keterlambatan Kereta di Sydney Disebut "Takdir Tuhan"

Kompas.com - 11/01/2018, 14:22 WIB
Penumpang memadati stasiun kereta Sydney Central. (ABC News/Clare Blumer)
Penumpang memadati stasiun kereta Sydney Central. (ABC News/Clare Blumer)
EditorVeronika Yasinta


SYDNEY, KOMPAS.com - Menteri Transportasi di negara bagian New South Wales, Australia, Andrew Constance menjelaskan keterlambatan jaringan kereta di kota Sydney pada Selasa (9/1/2018) merupakan "takdir Tuhan".

Dia juga mengatakan penumpang tidak akan mendapatkan pengembalian uang.

Dalam dua hari terakhir, Constance telah meminta adanya penjelasan dari para birokrat Sydney Trains, operator kereta di Sydney, soal sistem kereta yang berantakan.

Para penumpang melampiaskan kekecewaan soal keterlambatan kereta di jejaring sosial. Mereka mengeluhkan banyaknya penundaan jadwal kereta dan gerbong yang penuh sesak.

Mereka juga diminta untuk meninggalkan peron, di stasiun Central dan Wynard karena kerumunan yang terlalu padat.

Baca juga : Australia Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Kesehatan Mental Pelajar

"Ini adalah takdir Tuhan, saat tiga petir menyambar gardu, rute, dan sinyal," kata Andrew.

"Kita sudah menyediakan lebih banyak kereta dan pelayanan makin lebih sering," tambahnya.

Keterlambatan kereta di Sydney juga disebabkan oleh faktor jumlah masinis yang cuti sakit, cuaca buruk, dan meningkatnya jumlah penumpang.

Penundaan yang signifikan terjadi pada Senin (8/1/2018) dan Selasa (9/1/2018), dengan beberapa penundaan sebentar pada Rabu (10/1/2018) pagi.

Bulan lalu, pemerintah New South Wales telah merombak jadwal kereta, dengan menambah 1.500 layanan tambahan per minggunya.

Baca juga : Ratusan Kelelawar Australia Mati Terpanggang Gelombang Panas

Pemimpin Oposisi di New South Wales, Luke Foley mengatakan gangguan dan penundaan jadwal kereta tersebut tidak dapat diterima.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X