Tiga Kota di AS Gugat Kementerian Pertahanan. Ada Apa?

Kompas.com - 27/12/2017, 08:04 WIB
Kantor Kementerian Pertahanan AS yang lebih dikenal dengan nama Pentagon. Mariordo Camila Ferreira & Mario DuranKantor Kementerian Pertahanan AS yang lebih dikenal dengan nama Pentagon.
|
EditorVeronika Yasinta


NEW YORK, KOMPAS.com - Sejumlah kota di Amerika Serikat menggugat Kementerian Pertahanan karena gagal memberikan laporan catatan kriminal seseorang secara akurat di basis data federal, yang digunakan sebagai syarat pembelian senjata api.

Dilansir dari CNN, Selasa (26/12/2017), gugatan yang diajukan oleh kota-kota seperti New York, Philadelphia, dan San Francisco itu terkait dengan penembakan massal di Gereja Baptis Pertama, Sutherland Springs, Texas.

Seorang pria bersenjata yang diidentifikasi bernama Devin Patrick Kelley (26) memiliki catatan kriminal berupa kekerasan dalam rumah tangga.

Namun, ketika dia masuk ke Angkatan Udara, aksi kejahatannya itu tidak tercatat dalam sistem pemeriksaan latar belakang pidana nasional (NICS).

Baca juga : Penembakan Gereja di Texas, Insiden Ke-307 di AS Sepanjang Tahun Ini

Dengan begitu, Kelley mudah membeli atau memiliki senjata. Pada 2016, dia bisa membeli senapan Ruger AR-556 yang diduga digunakannya dalam penembakan di Texas, yang menewaskan 26 orang.

Dalam dokumen di pengadilan, ketiga kota itu berpendapat mereka berhak menuntut karena memiliki tanggung jawab dan kegiatan pemerintahan yang bergantung pada integritas dan kelengkapan data NICS.

"Sistem pemeriksaan latar belakang kriminal nasional merupakan tulang punggung peraturan tentang senjata," kata Jaksa Kota San Francisco, Dennis Herrera dalam sebuah pernyataan.

Menurutnya, kegagalan Kementerian Pertahanan dalam memenuhi tugas hukumnya dan secara akurat melaporkan catatan kriminal, dapat membuat rakyat Amerika tidak bersalah berada dalam bahaya.

Baca juga : Penembakan Massal di AS, Bukan Mental Pelaku Penyebabnya...

"Kita melakukan segala yang kita bisa untuk mencegah senjata berada di tangan yang salah," tambahnya.

Kementerian Pertahanan telah mengatakan kepada Kongres tentang penyelidikan masalah basis data di seluruh layanannya.

Tapi ketiga kota tersebut sudah meminta hakim federal yang berbasis di Alexandria, Virgina, sebagai otoritas independen, untk memenuhi persyaratan pelaporan dan menetapkan jadwal pemenuhan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X