Kompas.com - 01/12/2017, 16:08 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

BEIJING, KOMPAS.com - Aksi protes menentang kebijakan China di wilayah Tibet diwarnai aksi bakar diri yang dilakukan seorang biksu.

Tenga, biksu yang terkenal sebagai guru sukarelawan bagi anak-anak desa, tewas setelah melakukan aksi bakar diri saat melakukan protes prefektur Ganzi di Sichuan pada Minggu (25/11/2017) pekan lalu.

Biksu berusia 63 tahun itu melakukan protes menentang kebijakan China dan menuntut kebebasan di Tibet.

Kelompok Kampanye Internasional untuk Tibet (ICT) mengatakan, Tenga menjadi orang ke-151 yang melakukan bakar diri sejak 2009 dan yang kelima dalam setahun terakhir.

Baca juga: Usai Teriakkan Kemenangan untuk Tibet, Mahasiswa Ini Bakar Diri

Sebelumnya, seorang penduduk Ganzi bernama Wangchuk Tseten juga melakukan aksi serupa.

Kelompok pendukung lainnya yang berbasis di London, Free Tibet, mengutip ucapan salah satu rekan Tenga yang menyaksikan kejadian.

"Kami ingin kebebasan di Tibet," kata Tenga sesaat sebelum menyulut api di tubuhnya, dikutip kelompok tersebut.

Sebuah video yang menampilkan aksi Tenga juga telah beredar. Menunjukkan saat biksu itu terbakar di jalan dan disaksikan kerumunan orang.

Petugas segera mendekat dan berupaya memadamkan api dengan menggunakan selimut dan alat pemadam api.

"Dia berpesan setiap orang Tibet memiliki tanggung jawab dan mengatakan kepada saya ke mana pun saya pergi tidak boleh melupakan Tibet. Dia selalu bangga menjadi orang Tibet," ujar salah satu kerabat Tenga dikutip ICT.

Aksi protes menentang pemerintahan China masih dilakukan orang-orang Tibet yang merasa pemerintah komunis itu melakukan represi agama dan mengikir budaya asli Tibet.

Baca juga: Seorang Biksu Ternama Tibet Lepaskan Kehidupan Biara dan Menikah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber FOXNews,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.