Kompas.com - 15/07/2017, 19:51 WIB
Mahasiswa asal Tibet Tenzin Choeying yang membakar diri di i Central University for Tibetan Studies di Varanasi di negara bagian Uttar Pradesh, India, Jumat (14/7/2017). RFA.orgMahasiswa asal Tibet Tenzin Choeying yang membakar diri di i Central University for Tibetan Studies di Varanasi di negara bagian Uttar Pradesh, India, Jumat (14/7/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa asal Tibet membakar diri di Central University for Tibetan Studies di Varanasi, Negara bagian Uttar Pradesh, India, Jumat (14/7/2017).

Aksi itu disebut sebagai bentuk protes pelaku terhadap China untuk polemik di Tibet.

Aksi melukai diri sendiri tergolong biasa dilakukan para pengunjuk rasa, yang melontarkan protes terhadap isu China dan Tibet.

Namun, aparat Kepolisian mengaku masih akan menyelidiki kemungkinan kegagalan ujian sebagai motif aksi yang dilakukan pemuda berumur 20 tahun itu.  

"Kami tidak sepenuhnya tahu alasannya, tapi saksi mata mengatakan bahwa pelaku meneriakkan kebebasan untuk Tibet, sebelum membakar dirinya sendiri."

Demikian dikatakan Sanjay Tripathi, Juru bicara polisi Varanasi kepada AFP.

"Ada beberapa perwakilan Tibet di institusi tersebut saat kejadian itu."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun pihak berwenang di institut itu pun mengatakan mereka baru mengumumkan hasil ujian sehari sebelumnya, dan pelaku gagal dalam dua ujian," kata Tripathi.

Gerakan Kampanye Internasional untuk Tibet mengidentifikasi murid tersebut sebagai Tenzin Choeying.

Chime Namgyal, Ketua kelompok aktivis Pemuda Pemuda Tibet di Varanasi, mengatakan Choeying meneriakkan kata "Kemenangan untuk Tibet" sebelum membakar diri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.