Kompas.com - 27/11/2017, 19:09 WIB
Gedung Parlemen Uni Eropa di Strasbourg. AFP/GettyGedung Parlemen Uni Eropa di Strasbourg.
|
EditorAgni Vidya Perdana

STRASBOURG, KOMPAS.com - Keputusan Rusia yang mengelompokkan media internasional yang beroperasi di negara itu sebagai "agen asing" mendapat kecaman dari Uni Eropa.

Menurut Uni Eropa adanya undang-undang tersebut dinilai menjadi ancaman terhadap kebebasan media.

Presiden Vladimir Putin, pada Sabtu (25/11/2017) telah menandatangani undang-undang yang mengizinkan media internasional diklasifikasikan sebagai "agen asing".

"Undang-undang 'agen asing' tersebut bertentangan dengan kewajiban dan tanggung jawab hak asasi manusia. Dan perluasan ruang lingkupnya ke media asing bisa menjadi ancaman terhadap kebebasan media maupun kebebasan mengakses informasi."

Baca juga: Presiden Putin Tetapkan Media Massa Non-Rusia sebagai Agen Asing

"Tindakan itu seolah menjadi upaya lain untuk mengecilkan ruang kebebasan bersuara di Rusia," tulis pernyataan Uni Eropa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Undang-undang "agen asing" menjadi balasan atas sikap AS yang mendaftarkan media televisi internasional Rusia, RT sebagai "agen asing".

Dalam langkah tersebut, AS dan media asing lain di Rusia harus mempresentasikan diri mereka sebagai "agen asing" pada semua dokumen dan tunduk pada pemeriksaan intensif dalam staf dan pembiayaan.

Undang-undang tersebut sudah ada sejak 2012 dan berlaku untuk organisasi non-pemerintah. Namun kini telah diperluas dengan menjangkau media asing.

Pekan lalu, Kementerian Hukum Rusia merilis daftar sembilan media AS yang bisa terpengaruh dengan undang-undang tersebut, di antaranya Suara Amerika (VOA) dan Radio Free Europe/Radio Liberty (RFE/RL).

Baca juga: Rusia Luncurkan Vladimir Agung Berkekuatan 20 Misil Balistik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.