Kompas.com - 26/11/2017, 10:51 WIB
|
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin, Sabtu (26/11/2017), menandatangani undang-undang baru yang mengizinkan pemerintah memasukan media massa non-Rusia sebagai "agen asing".

Langkah ini dilakukan Putin sebagai respon dari apa yang disebut Moskwa sebagai tekanan AS terhadap media Rusia.

Undang-undang baru ini sudah disahkan kedua parlemen Rusia dalam dua pekan terakhir sebelum tiba di meja Presiden Putin..

Kini pemerintah bisa menyebut berita-berita yang dihasilkan media asing sebagai pekerjaan "agen asing" dan memaksa mereka membuka sumber pendanaan.

Baca juga : Presiden Sudan Minta Bantuan Perlindungan Putin

Sebuah salinan undang-undang baru yang dipublikasikan lewat situs resmi pemerintah Rusia ini menyebut aturan baru itu berlaku sejak dipublikasikan.

Langkah terhadap media Amerika ini merupakan buntut dari tuduhan bahwa Rusia melakukan intervensi pemilihan presiden AS karena menginginkan kemenangan Donald Trump.

Intelijen AS menuding Kremlin mendanai berbagai media Rusia untuk memengaruhi pemilih dan sejak saat itu Washington meminta lembaga penyiaran publik Rusia mendaftarkan sebuah perusahaan afiliasi yang berbasis di AS sebagai "agen asing".

Kremlin berulang kali membantah telah mengintervensi pemilihan presiden AS dan menegaskan dilarangnya media Rusia beroperasi di AS merupakan serangan terhadap kebebasan berbicara.

Pekan lalu, Kementerian Hukum Rusia merilis daftar sembilan media AS yang bisa terpengaruh dengan undang-undang baru tersebut.

Pemerintah Rusia sudah menyurati lembaga penyiaran Suara Amerika (VOA), Radio Free Europe/Radio Liberty (RFE/RL) dan tujuh media berbahasa lokal yang dikelola RFE/RL.

Baca juga : Putin Minta Industri Strategis Rusia Siap Menghadapi Perang


 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Telegraph


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.