Arkeolog Temukan Mumi dari Periode Yunani-Romawi di Mesir

Kompas.com - 15/11/2017, 12:21 WIB
Sebelumnya, pada 2008, arkeolog Mesir menemukan mumi era Yunani-Romawi di Fayoum, Mesir. (AFP via Yahoo)
Sebelumnya, pada 2008, arkeolog Mesir menemukan mumi era Yunani-Romawi di Fayoum, Mesir. (AFP via Yahoo)
|
EditorVeronika Yasinta


KAIRO, KOMPAS.com - Tim arkeolog Rusia menemukan mumi dengan kondisi baik dari era Yunani- Romawi di Kaior Mesir.

Kementerian Kepurbakalaan Mesir pada Selasa (14/11/2017) mengumumkan, mumi tersebut berada di dalam sebuah peti kayu, yang ditemukan di kota New Fayoum, sekitar 80 km dari ibu kota Mesir.

"Tim menemukan mumi dengan kondisi baik di dalam peti kayu, dibalut kain linen, dengan wajah tertutup topeng dengan warna biru dan emas," katanya dalam sebuah pernyataan.

Dilansir AFP, Selasa (14/11/2017), pemakaman dengan teknik mumi biasanya dilakukan pada periode Mesir kuno, namun praktik itu terus berlanjut hingga era Yunani-Romawi di Mesir.

Baca juga : Mumi Bangsawan Wanita Direkonstruksi, Wajah Aslinya Pun Terungkap

Asisten Menteri Kepurbakalaan Mesir, Mohamed Abdel Lateef mengatakan, pemulihan peti mati akan dilakukan mengingat kondisinya yang rusak.

"Penutupnya rusak dan dasar dari peti juga memiliki beberapa celah dan tidak ada prasasti di atasnya," katanya.

Misi tim arkeolog Rusia telah beroperasi selama tujuh tahun di daerah tersebut, yang memiliki monumen dari Islam dan Koptik, termasuk era Yunani-Romawi sekitar abad 330 SM hingga 670 Masehi.

Pada 2008, arkeolog juga menemukan mumi era Yunani-Romawi di Fayoum, Mesir.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X