Thailand Bersiap untuk Upacara Kremasi Mendiang Raja Bhumibol

Kompas.com - 11/10/2017, 17:34 WIB
Krematorium Kerajaan untuk mendiang Raja Bhumibol Adulyadej

AP Photo via VOAKrematorium Kerajaan untuk mendiang Raja Bhumibol Adulyadej
EditorPascal S Bin Saju

BANGKOK, KOMPAS.com —  Thailand memberikan sentuhan terakhir untuk upacara kremasi mewah yang akan berlangsung lima hari akhir bulan ini sebagai ucapan perpisahan terakhir dengan almarhum Raja Bhumibol Adulyadej.

Ratusan ribu pelayat berpakaian hitam diperkirakan akan menginap selama berhari-hari di dekat Grand Palace di Bangkok untuk dapat melihat dari dekat upacara yang akan dijaga oleh 78.000 polisi.

Kremasi jenazah Raja Bhumibol akan menjadi puncak upacara pada Kamis, 26 Oktober 2017.

“Oktober adalah masa duka cita,” kata Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, yang mengumumkan rencana pemilihan nasional tahun depan, seperti dilaporkan  Voice of America, Rabu (11/10/2017) mengutip Reuters.

“Saya meminta para politikus dan partai politik untuk berjalan secara teratur dan damai.”

Pengrajin telah bekerja selama sepuluh bulan di kawasan kuno Bangkok untuk membangun sebuah situs kremasi yang rumit yang dibuat berdasarkan sebuah gambaran tentang surga.

Baca: Raja Thailand Bhumibol Adulyadej Meninggal Dunia

Orang-orang Thailand percaya bahwa bangsawan yang meninggal akan tinggal di atas Gunung Meru, sebuah gunung emas dalam mitologi Hindu.

Pemakaman Raja Bhumibol, yang meninggal pada 13 Oktober 2016 setelah tujuh dasawarsa bertahta, juga merupakan masa yang tidak pasti bagi beberapa orang Thailand, kata seorang analis yang berbasis di Thailand, yang menolak disebut namanya.

Dalam banyak hal, Raja Thailand dan kematiannya telah meninggalkan kekosongan besar dalam jiwa warga Thailand," kata analis itu, menunjuk pada pergolakan sosial dan politik beberapa dekade ini.

 “Apa yang akan terjadi setelah pemakamannya? Ke mana Thailand akan berjalan selanjutnya? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan mendalam yang perlu dijawab.”

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X